Relokasi PKL Dramaga Pemkab Bogor merelokasi PKL di persimpangan Babakan Raya ke kawasan Situ Babakan milik IPB agar lebih layak, guna mendukung perluasan jalan dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib serta nyaman.
Solusi Kemacetan dan Penataan Penertiban PKL bertujuan mengurai kemacetan di Jalan Raya Dramaga. Program ini mencakup pengerasan jalan oleh Dinas PUPR demi keamanan serta kenyamanan bagi seluruh pejalan kaki dan pengendara kendaraan.
Kolaborasi dan Pengawasan Berkelanjutan Pemkab Bogor menggandeng IPB dan sektor swasta dalam penataan kawasan. Satpol PP juga akan menggencarkan patroli gabungan guna memastikan PKL tidak kembali berjualan di lokasi yang telah ditertibkan.
SuaraJabar.id - Bagi mahasiswa IPB University dan warga Bogor Barat, Simpang Babakan Raya atau yang populer disebut Bara adalah legenda. Kawasan ini dikenal sebagai surga kuliner murah meriah sekaligus neraka kemacetan yang tak berujung.
Namun, kabar baik datang di penghujung tahun 2025 ini. Pemerintah Kabupaten Bogor akhirnya mengambil langkah konkret untuk membedah benang kusut kesemrawutan di kawasan pendidikan tersebut.
Pemkab Bogor memastikan akan melakukan penataan ulang kawasan persimpangan Babakan Raya, Kecamatan Dramaga. Fokus utamanya adalah merelokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini memadati bahu jalan, ke lokasi yang lebih layak, manusiawi, dan tentunya estetik.
Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah adalah humanis. Tidak ada istilah penggusuran paksa tanpa solusi.
Baca Juga:Lereng Gunung Sinapeul Longsor, 100 KK di Arjasari Dievakuasi Darurat Malam Ini
Para pedagang akan dipindahkan ke kawasan Situ Babakan, sebuah area di lahan milik IPB yang memiliki potensi wisata dan suasana lebih asri.
"Kami akan data dan pindahkan para PKL tersebut ke tempat lain. Prinsipnya bukan menggusur, tapi menggeser. Lokasi relokasi sudah ditinjau oleh pimpinan yang berada di lahan milik IPB," ujar Cecep, Senin (8/12/2025).
Langkah relokasi ini bukan tanpa alasan mendesak. Cecep menerangkan bahwa pembongkaran lapak PKL dan Pos Gatur di persimpangan vital tersebut merupakan bagian dari grand design infrastruktur.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dijadwalkan akan segera melakukan proyek perluasan dan pengerasan jalan dalam waktu dekat.
"Pemerintah Kabupaten Bogor sedang menata wilayah Dramaga agar lebih nyaman dan lebih baik ke depannya," ujarnya optimis, dilansir dari MetroBogor - jaringan Suara.com.
Baca Juga:Bukan Sekadar Ijazah, Rektor Baru IPB Dr. Alim Setiawan Siapkan Mahasiswa Jadi Global Leader
Penataan kawasan ini tidak dilakukan sendirian oleh Pemkab Bogor. Skema kolaborasi lintas sektoral atau pentahelix diterapkan demi keberlanjutan program.
Cecep mengungkapkan bahwa pihaknya menggandeng institusi pendidikan IPB University dan sektor perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Penertiban bakal dilakukan bertahap seiring kesiapan anggaran dari APBD maupun dukungan CSR. Pemkab Bogor juga menggandeng IPB serta dunia usaha, termasuk Bank BRI, untuk menata kawasan sekitar kampus agar lebih representatif," ungkapnya.