- Yayasan Harapan Amal Mulia menyalurkan bantuan kepada 139.089 penerima manfaat sepanjang tahun 2025.
- Lembaga tersebut membangun 14 masjid baru dan fokus pada wilayah 3T serta mendukung Palestina.
- Amal Mulia meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian untuk laporan keuangan periode 2023–2024.
Bantuan yang disalurkan mencakup pangan, dapur darurat, masjid darurat, air bersih, tenda pengungsi, layanan kesehatan, bantuan Ramadhan dan qurban, winter aid, hingga pembangunan sumur.
“Seluruh bantuan ini dirancang sebagai respons jangka panjang untuk mendukung ketahanan hidup masyarakat Palestina di tengah krisis berkepanjangan,” jelas Agis.
Raih Predikat WTP
Kepercayaan publik terhadap Amal Mulia juga tercermin dari capaian tata kelola keuangan. Pada 1 Oktober 2025, Yayasan Harapan Amal Mulia meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan periode 2023–2024 yang diaudit oleh akuntan independen.
Baca Juga:Kasih Palestina Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera dan Korban Perang Gaza
Komitmen 2026 Lewat Aksi #KebaikanNyata
Memasuki tahun 2026, Amal Mulia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kepedulian berkelanjutan melalui gerakan bertajuk Aksi #KebaikanNyata.
Terinspirasi dari nilai-nilai dakwah dan filantropi Islam, Amal Mulia akan fokus pada pemulihan jangka panjang korban bencana di Sumatera, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Selain itu, dukungan kemanusiaan untuk Palestina tetap menjadi prioritas, seiring amanah masyarakat Indonesia yang terus mempercayakan penyaluran bantuan melalui lembaga ini.
Momentum Ramadhan yang semakin dekat juga menjadi penguat langkah Amal Mulia untuk menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dhuafa, korban bencana, dan warga Palestina.
Baca Juga:Program BRI Peduli Komitmen Salurkan Bantuan ke Lebih dari 40 Lokasi Bencana
Dengan standar kinerja yang terukur, mekanisme pertanggungjawaban transparan, serta pengalaman panjang dalam aksi kemanusiaan, Amal Mulia menyatakan siap melangkah lebih besar pada 2026 demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di pelosok negeri hingga mancanegara.