Kasih Palestina Ajak Generasi Muda Peduli Palestina Lewat Kajian Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi edukasi bagi Gen Z agar lebih memahami isu kemanusiaan Palestina dan berperan aktif dalam perjuangan kemanusiaan global.

Galih Prasetyo
Sabtu, 29 November 2025 | 20:05 WIB
Kasih Palestina Ajak Generasi Muda Peduli Palestina Lewat Kajian Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta
Milad Kasih Palestina ke-8 di Luminor Hotel, Kota Bandung. (Suara.com/Rahman)
Baca 10 detik
  • Yayasan Kasih Palestina menyelenggarakan kajian bertema "Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta" di Bandung pada Sabtu, 29 November 2025.
  • Acara Milad ke-8 ini dihadiri ratusan peserta muda dan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pemateri inspiratif.
  • Donasi organisasi tersebut telah tersalurkan kepada warga Palestina serta pengungsi di Turki, Mesir, dan Yordania.

SuaraJabar.id - Yayasan Kasih Palestina menggelar kegiatan kajian bertajuk “Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta” di Luminor Hotel Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (29/11/2025).

Acara yang menjadi rangkaian Milad ke-8 Kasih Palestina ini menghadirkan ratusan peserta, mayoritas generasi muda, yang antusias mengikuti rangkaian diskusi dan inspirasi kemanusiaan.

Turut hadir sebagai pemateri Dai muda sekaligus influencer Palestina Muhammed A.S Algoul, pendakwah dan motivator Ummi Pipik, komika Abdur Arsyad, serta trainer dan storyteller nasional, Kak Angga Johan Saputra.

Direktur Kasih Palestina, Nandang Cahya, menjelaskan bahwa organisasi kemanusiaan ini bermula dari sebuah grup WhatsApp pada 6 Februari 2016 yang fokus menyebarkan informasi tentang Palestina.

Baca Juga:Akhir Drama Viral Ojol vs Opang di Rancaekek, Sepakat Damai Usai Mediasi Polisi

Seiring meningkatnya kepedulian masyarakat, komunitas tersebut kemudian berkembang menjadi yayasan resmi pada 2017.

“Ini rangkaian Milad Kasih Palestina yang ke-8. Tahun ini kami mencoba format berbeda. Tidak hanya seremonial, tetapi dikemas sebagai event yang lebih dekat dengan generasi muda,” ujar Nandang.

Menurutnya, lebih dari 500 peserta telah mengonfirmasi kehadiran.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi edukasi bagi Gen Z agar lebih memahami isu kemanusiaan Palestina dan berperan aktif dalam perjuangan kemanusiaan global.

“Generasi muda ini punya energi besar. Kami ingin mereka tumbuh menjadi orang-orang yang berkontribusi untuk kemerdekaan rakyat Palestina,” katanya.

Baca Juga:Kasih Palestina Teguhkan Komitmen Kemanusiaan di Peringatan Deklarasi Kemerdekaan Palestina

Kasih Palestina sendiri aktif melakukan sosialisasi melalui masjid, komunitas pengajian, hingga edukasi untuk pelajar.

Nandang menegaskan bahwa donasi yang dihimpun selama ini telah disalurkan langsung kepada warga Palestina di Gaza serta pengungsian di Turki, Mesir, dan Yordania.

Selama delapan tahun berdiri, berbagai program kebaikan telah menjangkau ratusan ribu penerima manfaat.

Pada 2022 tercatat 35.282 penerima, meningkat menjadi 77.582 pada 2023, dan melonjak drastis menjadi 203.529 penerima di 2024.

Hingga September 2025, jumlah penerima manfaat mencapai 191.090 orang.

Sementara itu, komika Abdur Arsyad yang menjadi salah satu pembicara mengaku takjub dengan antusiasme generasi muda Bandung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak