- Mayat seorang pria bernama Atang (71) ditemukan mengapung di Sungai Citanduy, Desa Baregbeg, Ciamis, pada Kamis (12/03/2026) pagi.
- Penemuan awal oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB, kemudian dievakuasi petugas gabungan pukul 09.00 WIB.
- Korban, sopir asal Cijeungjing, berhasil diidentifikasi setelah pemeriksaan awal di RSUD Kota Banjar.
SuaraJabar.id - Suasana pagi di Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah mencekam pada Kamis (12/03/2026). Warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Citanduy.
Tubuh itu perlahan hanyut mengikuti arus sungai yang cukup deras. Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan ke bantaran sungai.
Belakangan diketahui, mayat tersebut adalah Atang (71), seorang sopir yang tercatat sebagai warga Dusun Pende, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Identitas korban diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan.
Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, Bintang Nur Alam, membenarkan pihaknya ikut terlibat dalam proses evakuasi.
Baca Juga:Sempat Dihentikan Gara-Gara Asusila, Cosplayer Jurig Asia Afrika Bandung Kini Boleh Tampil Lagi
Menurutnya, tim langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari anggota Polsek Lakbok sekitar pukul 09.43 WIB.
“Kami menerima laporan dari Aipda Bani Martin mengenai penemuan mayat di wilayah Lakbok. Tim langsung bergerak untuk melakukan pendampingan evakuasi bersama unsur terkait,” ujar Bintang.
Berdasarkan informasi di lapangan, penemuan jasad tersebut bermula sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat itu, seorang saksi bernama Ngadimin mendapat kabar dari Suwagiyo bahwa ada tubuh manusia yang terlihat mengapung di aliran Sungai Citanduy saat melintasi wilayah Desa Cintaratu.
Mendapat informasi tersebut, saksi kemudian melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai untuk memastikan kabar tersebut. Upaya pencarian itu akhirnya membuahkan hasil.
Baca Juga:Viral Video Dedi Mulyadi Bagi Program Tebus Murah Motor, Diskominfo Jabar: Rekayasa AI
Sekitar pukul 09.00 WIB, jasad korban ditemukan tersangkut di dahan pohon di pinggir sungai wilayah Dusun Bojongsari, Desa Baregbeg.
Namun proses evakuasi tidak berjalan mudah. Saat petugas tengah menunggu kedatangan Tim Inafis Polres Ciamis untuk melakukan pemeriksaan awal, jasad korban tiba-tiba kembali terbawa arus sungai akibat gelombang air yang cukup besar.
“Mayat tersebut sempat hanyut lagi. Akhirnya petugas gabungan dari Polsek, Koramil, Damkar, dan relawan bersiaga di titik penyeberangan perahu Dusun Baregbeg RT 10 RW 03 untuk melakukan penghadangan,” jelas Bintang.
Tim gabungan akhirnya berhasil menahan jasad korban di titik tersebut. Dengan kerja sama antara Damkar Banjarsari, Polsek Lakbok, Koramil, Tagana, Puskesmas Sidaharja, serta para relawan, jenazah korban akhirnya berhasil diangkat ke daratan.
Setelah itu, Tim Inafis Polres Ciamis melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Usai proses identifikasi sementara, jenazah korban kemudian dilarikan ke RSUD Kota Banjar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Lakbok, Aipda Bani Martin, mengatakan petugas sempat mengalami kesulitan mengenali korban karena kondisi tubuh yang sudah mulai membusuk.