SuaraJabar.id - Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menduga pelaku pembunuhan terhadap remaja bernama M Ismail (17) tahun lebih dari satu orang. Dugaan itu diketahui berdasarkan keterangan korban lain yang berhasil selamat.
"Pelaku ini dipastikan lebih dari satu orang, karena saat itu temannya yang juga korban tapi berhasil kabur dan selamat menyebutkan ada beberapa orang yang mengejar mereka berdua," ungkap Imron di Mapolres Cimahi pada Kamis (6/1/2022).
Sebelumnya, Ismail yang merupakan anggota geng motor XTC ditemukan tak bernyawa di area perkebunan karet PTPN VIII, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (3/1/2022).
Imron memastikan korban dipastikan tewas akibat luka bacokan di tubuhnya. Sampai kemudian korban ditemukan tewas tiga hari usai dilaporkan hilang sejak malam pergantian tahun baru 2021. Korban sebelumnya disebut dikejar oleh anggota geng motor lainnya.
"Dari kondisinya korban meninggal akibat bacokan di leher dan punggungnya, terlihat sekali sangat terbuka lukanya," terang Imron.
Untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya sudah memeriksa lebih dari lima orang saksi yang terdiri dari beberapa pihak, mulai dari orang yang menemukan pertama kali sampai teman korban.
"Mudah-mudahan segera terungkap karena yang jelas tim gabungan bergerak semua mempercepat pengungkapan kasus ini," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: Bikin Pemotor Tercebur, Ini Penyebab Ambruknya Jembatan Jembalas di Bandung Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti
-
Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad
-
Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja
-
Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api
-
Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying