SuaraJabar.id - Frustasi dan marah karena jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga menanam pohon pisang di depan kantor Pemkab Bandung Barat.
Lokasi penanam pohon pisang ini tak jauh dari komplek Pemkab Bandung Barat. Warga yang melakukan aksi tanam pohon pisang itu merupakan warga Kampung Kiarapayung, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah yang alami dampak akibat jalan rusak.
Menurut salah seorang warga, Rahmat (39), aksi tanam pohon pisang yang ia lakukan bersama warga lain merupakan bentuk ekspresi kekesalan warga. Sebab, lokasi jalan rusak itu merupakan akses utama dan berstatus jalan kabupaten.
Baca juga:
“Kita tanam pohon pisang di jalan rusak ini karena tak kunjung diperbaiki. Titik jalan itu berada tepat di depan gerbang samping komplek perkantoran Pemkab Bandung Barat,” ujar Rahmat kepada Harapanrakyat.com--jaringan Suara.com, Sabtu (20/4).
Rahmat bilang bahwa selama ini jalan tersebut tidak memiliki saluran air yang memadai. Sehingga hal itu membuat ruas jalan di dekat komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, cepat rusak dan berlubang.
“Di pinggir jalan tidak terdapat drainase. Apabila curah hujan tinggi jalan ini pasti rusak dan akan berlubang lagi,” katanya.
Sementara itu, ketua RW setempat, Herdi Herdiansyah menjelaskan, pihaknya kerap menyampaikan keluhan kerusakan jalan pada saat pertemuan dengan pihak Kecamatan Ngamprah. Namun, hingga kini masih belum ada respon untuk segera memperbaikinya.
Baca juga:
Baca Juga: Pengakuan Ijal Pembunuh Sadis di Cimahi: 3 Jam Kubur Didi di Dalam Rumah
“Ruas jalan yang rusak itu kira-kira 500 meter dan sudah lama mungkin sekitar 4 tahunan. Saya setiap kali rapat dengan pihak kecamatan, selalu menyampaikan persoalan ini. Tapi masih belum ada respon,” jelasnya.
Terkait aksi warganya, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif mengakui telah menerima laporan terkait jalan rusak itu. Pihaknya sudah memerintahkan dinas terkait untuk memperbaiki jalan tersebut secepatnya.
“Sudah saya instruksikan kepada dinas terkait untuk segera ada perbaikan jalan rusak ini, apalagi di sekitar komplek Pemkab Bandung Barat. Insyaallah hari ini kita akan perbaiki secepatnya,” kata Arsan.
Berita Terkait
-
Pengakuan Ijal Pembunuh Sadis di Cimahi: 3 Jam Kubur Didi di Dalam Rumah
-
Tatapan Kosong Pembunuh Didi Hartanto: Ijal Terancam Hukuman Mati
-
Sadis! Ijal di Kondisi Ini Saat Bunuh dan Cor Didi Hartanto, Begini Kondisi Kejiwaannya
-
Keluarga Tak Menyangka Ijal Bunuh dan Cor Jasad Didi Hartanto: Tuntut Pelaku Dihukum Berat
-
Ijal Habisi Nyawa Didi Hartanto, Cor Korban di Belakang Rumah Lalu Nyamar Jadi Badut
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
MUI Tasikmalaya: Ahmadiyah Sebagai Warga Negara Harus Dilindungi Sesuai Konstitusi
-
Waka BGN Minta Pekerja Keramba di Purwakarta Dijadikan Pengusaha Perikanan
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Skandal TPST Bantargebang Naik ke Penyidikan: KLH Serius Proses Hukum Pengelola Gunung Sampah