-
Dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan di Cianjur Utara memicu kepanikan massal warga. Penduduk Cipanas dan sekitarnya memilih bertahan di luar rumah karena takut akan adanya ledakan susulan atau bencana alam.
-
Terjadi perbedaan analisis antara PVMBG dan BMKG mengenai penyebab fenomena misterius tersebut. PVMBG menduga adanya pelepasan energi atmosfer, sementara BMKG lebih mencurigai aktivitas tersebut sebagai hasil dari perbuatan manusia.
-
Meskipun menimbulkan guncangan psikologis bagi warga, sensor seismograf menunjukkan tidak ada aktivitas kegempaan sama sekali. BPBD Cianjur kini terus berkoordinasi dengan para ahli guna mencari kepastian penyebab demi meredam hoaks.
Mereka menduga ada pelepasan energi di atmosfer yang tidak berkaitan dengan aktivitas tektonik lempeng bumi.
"Kami masih mendalami penyebab terjadinya fenomena energi tersebut termasuk pemicu-nya karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya menjadi pemicu terjadinya fenomena alam tersebut," jelas Supartoyo.
Sebaliknya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) justru skeptis jika ini disebut fenomena alam. Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu, menegaskan bahwa alat sensor canggih mereka tidak mencatat anomali alam apa pun, baik itu gempa maupun petir. Ketiadaan data ini memicu dugaan lain: aktivitas buatan manusia.
"Petugas dan alat yang terpasang di BMKG Bandung tidak menunjukkan adanya aktifitas kegempaan dan badai petir di wilayah Cianjur, sehingga kami menduga aktifitas tersebut buatan manusia," tegas Teguh Rahayu.
3. Nihil Gempa, Tapi Bikin Panik Satu Kabupaten
Fakta ketiga adalah misteri trigger atau pemicunya. Biasanya, suara dentuman keras di Jawa Barat identik dengan aktivitas Sesar atau gunung berapi. Namun kali ini, data seismograf menunjukan garis datar alias nihil gempa.
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, kini berada di posisi sulit untuk menenangkan warga tanpa adanya kepastian penyebab. Ia terus berkoordinasi dengan kedua lembaga ahli tersebut untuk mencari jawaban pasti agar tidak timbul hoaks yang meresahkan.
"Kami masih mencari informasi pastinya sehingga warga jangan panik namun tetap waspada, kami sudah melakukan koordinasi dengan PVMBG dan BMKG apa penyebab suara dentuman dan kilatan cahaya yang terjadi malam itu," imbau Iwan.
Baca Juga: Langit Cianjur Membara! Dentuman Keras dan Kilatan Merah Misterius Bikin Warga Pacet Berhamburan
Berita Terkait
-
Langit Cianjur Membara! Dentuman Keras dan Kilatan Merah Misterius Bikin Warga Pacet Berhamburan
-
Kabupaten Bogor Juara 1 Destinasi Wisata Terpopuler Jawa Barat 2025, Ini Rahasianya
-
Gunung Sanggabuana Jadi Primadona, Kawasan Glamping Karawang Selatan Dongkrak Ekonomi Warga
-
Jawa Barat Diguncang 1.242 Gempa Sepanjang 2025, BMKG: Tanah Pasundan Tak Pernah Tidur
-
Realisasi Pendapatan Karawang 2025 Cuma Tembus 91 Persen, Lebih Rendah dari Tahun Lalu
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026