Andi Ahmad S
Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:09 WIB
Pemberlakukan contraflow di Tol Jakarta - Cikampek. [Antara]
Baca 10 detik
  • Petugas JTT bersama kepolisian menerapkan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Sabtu sore antisipasi arus balik Lebaran 2026.
  • Rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan dari KM 70 sampai KM 47 arah Jakarta mulai pukul 15.48 WIB.
  • Kebijakan ini adalah diskresi kepolisian untuk mengurai kepadatan dan mendukung kebijakan *one way* lokal Trans Jawa.

SuaraJabar.id - Guna mengantisipasi kepadatan arus balik Lebaran 2026 yang terus berlanjut, petugas PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (28/3/2026) sore ini.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran dan keselamatan para pemudik yang kembali menuju Jakarta.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa contraflow mulai diterapkan dari KM 70 sampai KM 47 arah Jakarta di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 15.48 WIB.

Contraflow adalah rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan sebagian lajur dari arah berlawanan untuk mengurai kepadatan.
Kebijakan ini di jalan Tol Jakarta-Cikampek diterapkan atas diskresi pihak kepolisian, yang bertujuan mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik Lebaran.

Ria Marlinda menjelaskan, penerapan contraflow merupakan salah satu langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang menuju arah Jakarta.

Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara situasional, berdasarkan kondisi lalu lintas real-time di lapangan, serta melalui koordinasi antara JTT dan kepolisian, demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Penerapan contraflow dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta ini juga dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta mendukung kebijakan one way lokal Trans Jawa.

"Pemberlakuan contraflow dari KM 47 hingga KM 70 arah Jakarta dilakukan atas diskresi kepolisian sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta mendukung one way lokal Trans Jawa dari KM 263 sampai KM 70 yang masih diberlakukan," kata Ria Marlinda, dilansir dari Antara.

JTT bersama pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal.

Baca Juga: Fasilitas Terminal Leuwipanjang Bandung Jadi Sorotan: Eskalator Mati dan Asap Rokok Ganggu Pemudik

JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.

Pengguna jalan juga diharapkan menjaga jarak aman, memperhatikan rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca selama perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, serta merencanakan perjalanan dengan baik.

Load More