- Polda Jawa Barat melimpahkan berkas perkara kasus penipuan cek kosong senilai Rp2 miliar ke Kejaksaan Tinggi Jabar.
- Tersangka bernama Rio Delgado Hassan diduga melakukan penipuan dengan memberikan cek yang ditolak bank karena saldo kurang.
- Berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa, sehingga penyidik segera melakukan pelimpahan tersangka beserta barang bukti untuk disidangkan.
SuaraJabar.id - Kasus dugaan cek kosong senilai Rp2 miliar yang telah berjalan di Polda Jawa Barat sudah memasuki babak baru. Kali ini telah selangkah lebih maju untuk tersangka segera diadili.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, bahwa pihaknya telah melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penggelapan dengan modus cek kosong senilai Rp2 miliar ke Kejaksaan Tinggi atau Kejati Jabar.
Menurutnya, penyidik saat ini tengah menyiapkan pelimpahan tersangka bernama Rio Delgado Hassan bersama barang bukti ke jaksa.
“Perkara dugaan penipuan dan atau penggelapan dengan modus penggunaan cek yang ditolak bank karena saldo tidak mencukupi tersebut saat ini telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum atau P-21,” kata Hendra, dilansir dari Antara.
Hendra menyebut kasus ini berawal dari tersangka melakukan penipuan dengan meminjam uang kepada korban hingga mencapai Rp2 miliar.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Oktober dan November 2024 saat terlapor meminjam uang masing-masing sebesar Rp800 juta dan Rp1,2 miliar.
“Sebagai alat pembayaran, terlapor menyerahkan cek dari salah satu bank swasta. Namun saat akan dicairkan, terlapor beberapa kali meminta agar cek tersebut tidak dicairkan terlebih dahulu hingga akhirnya melewati masa berlaku,” ujarnya.
Selanjutnya pada Juli 2025, terlapor kembali menyerahkan cek pengganti. Namun saat dicairkan, cek tersebut ditolak oleh bank karena saldo rekening tidak mencukupi.
Hendra menyebut atas kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga Rp2 miliar dan melaporkan kasus tersebut ke polisi.
Baca Juga: Tangis Istri Penambang Emas Bogor: Suami Ditahan Polda Jabar, Dua Anak Putus Sekolah Jelang Lebaran
Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa enam orang saksi serta dua orang ahli, yakni ahli pidana dan ahli perdata.
“Setelah dilakukan serangkaian penyidikan, jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menyatakan berkas perkara tersebut lengkap,” kata Hendra.
Saat ini, penyidik berkoordinasi dengan jaksa untuk pelaksanaan tahap dua berupa pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Tangis Istri Penambang Emas Bogor: Suami Ditahan Polda Jabar, Dua Anak Putus Sekolah Jelang Lebaran
-
Bukan Soal Keamanan, Ini Alasan Menyentuh Kapolda Jabar Larang Petasan di Malam Pergantian Tahun
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Bekasi Memanas, Kejati Jabar Isyaratkan Daftar Nama Baru Siap Menanti?
-
Kasus Video Asusila Lisa Mariana Masuki Babak Penjemputan Paksa
-
Misteri Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi: Kejati Jabar Bakal Tetapkan Tersangka: On Proses Ya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan