Perempuan Muda Keguguran di Dalam Gerbong KRL Commuter Line

Dwi Bowo Raharjo
Perempuan Muda Keguguran di Dalam Gerbong KRL Commuter Line
Rangkaian KRL Commuterline melintas di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (14/12).

Kehamilannya baru 18 minggu, jadi ini jatuhnya bukan melahirkan."

Suara.com - Penumpang kereta rel listrik (KRL) melahirkan di gerbong commuter line di Stasiun UI, Kamis (25/4/2019). Perempuan yang belum diketahui identitasnya itu langsung dibawa ke Rumah Sakit UI (RSUI) Depok untuk dilakukan tindakan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Dokter RSUI yang menangani perempuan hamil, Vita Silvana mengatakan perempuan hamil tersebut kondisinya tidak ada tanda–tanda yang mengarah ke ancaman nyawa, namun nahas bayi yang dilahirkannya tidak dapat bertahan hidup karena usianya masih di bawah 20 minggu.

“Kehamilannya baru 18 minggu, jadi ini jatuhnya bukan melahirkan, tapi abortus alias keguguran,” ucap Vita Silvana kepada wartawan.

Ia menjelaskan, janin perempuan itu sudah berbentuk bayi dengan berat bawah 500 gram sehingga belum bisa hidup mandiri.

Vita menerangkan, saat penumpang perempuan itu dibawa ke RSUI kondisi bayi sudah tidak ada tanda – tanda kehidupan.

Dokter pun tidak dapat membuka identitas sang ibu karena sudah merupakan aturan untuk tidak memberitahukan identitas pasien kepada publik.

"Yang pasti masih muda ya, usianya sekitar 21 tahun,” katanya.

Kontributor : Supriyadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS