Lima Teroris Ditangkap Densus 88 saat Mau Berangkat ke Jakarta

"Mereka sudah mau berangkat ke Jakarta, kemudian ditangkap. Saat ditangkap, kelimanya tidak melakukan perlawanan yang berarti," katanya

Reza Gunadha
Rabu, 22 Mei 2019 | 02:43 WIB
Lima Teroris Ditangkap Densus 88 saat Mau Berangkat ke Jakarta
Ilustrasi

SuaraJabar.id - Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap lima orang terduga teroris di Jalan Raya Malangbong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (21/5/2019) sore.

Para terduga teroris tersebut ditangkap saat hendak menuju ke Jakarta menggunakan kendaraan.

"Mereka sudah mau berangkat ke Jakarta, kemudian ditangkap. Saat ditangkap, kelimanya tidak melakukan perlawanan yang berarti," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/5) malam.

Kelima terduga teroris tersebut yakni Sa, asal Ciamis; Ustaz Ya, Ciamis; Ustaz AH, Banjar; Bad, Tasikmalaya; dan, Jo, Tasikmalaya.

Baca Juga:Menyusup Aksi 22 Mei Pakai Mobil, 5 Terduga Teroris Keburu Dibekuk di Garut

Kelimanya diduga merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) wilayah Jawa Barat.

Kelimanya dibawa ke Polres Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Sementara di Jakarta, kerusuhan terjadi di kawasan kantor Bawaslu, Jakarta,  setelah sekelompok demonstran mendadak kembali menggelar aksi di daerah tersebut, Selasa (21/5/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Bahkan, sampai Rabu (22/5/2019) dini hari pukul 02.00 WIB, kerusuhan mulai menjalar dari daerah kantor Bawaslu ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tak hanya di Tanah Abang, massa perusuh juga ternyata berbuat onar di kawasan Jalan Sabang. Mereka bentrok dengan aparat kepolisian.

Baca Juga:Istri-istri Bowi Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Cibinong

Sebelumnya diberitakan, polisi menurunkan pasukan bermotor untuk membubarkan aksi massa, Rabu dini hari pukul 01.40 WIB.

Pasukan polisi bermotor yang berjumlah puluhan tersebut diarahkan menuju ke dua lokasi tempat bertahan massa.

Massa  terkonsentrasi di dua tempat, yakni Jalan Wahid Hasyim persisnya arah Tanah Abang, dan Jalan Wahid Hasyim tepatnya arah Gondangdia.

Penurunan puluhan polisi bermotor tersebut dilakukan  seusai polisi memberikan tembakan peringatan ketiga yang tidak diindahkan oleh massa. Massa  tetap bertahan di dua tempat tersebut.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono turun langsung untuk memberikan komando pembubaran massa.

Setelah sempat membubarkan diri sejak 20.30 WIB, massa ada yang kembali berkonsentrasi di depan Gedung Bawaslu pada pukul 21.30 WIB dan melakukan orasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak