Kali Bekasi Menghitam, Wakil Wali Kota Minta Kemen LHK Turun Tangan

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menduga pencemaran terjadi di wilayah Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor sehingga berimbas ke Kali Bekasi.

Chandra Iswinarno
Senin, 02 September 2019 | 16:56 WIB
Kali Bekasi Menghitam, Wakil Wali Kota Minta Kemen LHK Turun Tangan
Pintu Air Kali Bekasi atau Plisdo di Jalan M Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. [Suara.com/M Yacub]

SuaraJabar.id - Dalam beberapa waktu terakhir, pencemaran yang terjadi di Kali Bekasi cukup memprihatinkan, selain airnya berwarna hitam pekat pun bau tak sedap juga keluar dari kali tersebut.

Dari pantauan Suara.com di Pintu Air Kali Bekasi atau Plisdo di Jalan M Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, kali tersebut kini diselimuti buih dan masih mengeluarkan bau.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menduga pencemaran terjadi di wilayah Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor sehingga berimbas ke Kali Bekasi.

"Ini cukup memprihatinkan di mana Kali Bekasi merupakan sumber air baku PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum)," kata Tri kepada Suara.com, Senin (2//9/2019).

Baca Juga:Kali Bekasi Meluap, Bantar Gebang dan Teluk Pucung Tergenang

Lantaran itu, ia meminta kepada Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) untuk cepat tanggap dalam persoalan yang dialami Kali Bekasi.

Menurutnya, Pemkot Bekasi juga akan berkomitmen dengan bersedia jika ada penindakan atau sidak terhadap perusahaan-perusahaan yang berdiri di sepanjang Kali Bekasi.

Namun, dia juga meminta kepada KLHK untuk melakukan inspeksi ke seluruh perusahaan yang ada di sepanjang Sungai Cileungsih dan Sungai Cikeas.

"Ini agar akar permasalahnnya terungkap, perusahaan daerah mana yang telah membuang limbah hingga mencemari sumber pasokan air bagi warga Kota Bekasi, KLHK juga harus memberikan sanksi berta bagi perusahaan pencemar limbah," ujar dia.

Hasil koordinasi Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, terdapat perusahaan yang terindikasi mencemari Sungai Cileungsi.

Baca Juga:Pergeseran Tanah di Bantaran Kali Bekasi

Dua pabrik diketahui memiliki saluran limbah yang mengarah ke Sungai Cileungsi, yakni PT Multi Guna Plastik dan PT Hengtraco Teknik Indonesia.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi juga meminta kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turun tangan mengatasi pencemaran yang kerap melanda Kali Bekasi.

Sebab, kekinian Kali Bekasi kembali tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Warna kali yang semula cokelat kini berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan buih serta mengeluarkan bau tak sedap.

Menurut Rahmat, Gubernur harus turun mengingat Kali Bekasi menyambung satu bagian dari Kali Cileungsih dan Cikeas. Sehingga persoalan tersebut juga perlu disikapi serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Sejauh ini, selain mengganggu ekosistem, pencemaran juga mengganggu pasokan air bersih bagi warga Kota Bekasi melalui PDAM.

Diketahui, pasokan air baku untuk PDAM tidak hanya berasal dari air Kali Malang, namun juga berasal dari Kali Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak