Mahasiswa Universitas Pakuan Bentrok dengan Polisi, Rektor: Kami Sedih

Bagaimana pun juga kan mahasiswa perlu diayomi dan dilindungi.

Dwi Bowo Raharjo
Senin, 23 September 2019 | 20:38 WIB
Mahasiswa Universitas Pakuan Bentrok dengan Polisi, Rektor: Kami Sedih
Mahasiswa dari Universitas Pakuan Bogor bentrok dengan polisi. (Suara.com/Rambiga)

SuaraJabar.id - Rektor Universitas Pakuan Bogor, Bibin Rubini, mengaku prihatin atas tindakan pemukulan polisi kepada mahasiswanya saat mengawal aksi demo di depan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat 20 September 2019.

"Kami sedih dan prihatin terjadinya pemukulan itu, bagaimana pun juga kan mahasiswa perlu diayomi dan dilindungi ya, seperti juga semboyan polisi," kata Bibin, saat dihubungi Suara.com, Senin (23/9/2019).

Menurut Bibin, tindakan kepolisian itu tidak seharusnya dilakukan. Ia menyebut cara membubarkan mahasiswa tersebut justru menimbulkan korban luka-luka.

"Ada korban mahasiswa yang terluka. Kan mestinya bisa diarahkan karena kekuatan mahasiswa tidak banyak. Tindakan untuk membubarkan ok, tapi untuk pemukulan not oke. Apakah negara kita seperti begitu main pukul? Main pentugan?," kata Bibin.

Baca Juga:Tendang Gerbang Gedung DPR, Mahasiswa Lempar Botol ke Wartawan dan Polisi

Lebih lanjut, ia menyebut pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan para mahasiswa yang ikut dalam aksi tersebut dan menggelar rapat koordinasi dengan para dekan fakultas di Unpak.

"Nanti saya akan dialog. Mahasiswa inginnya ada forum untuk dimediasi dengan kepolisian. Karena mereka berpegang pada izin dari polisi," tandasnya.

Kronologi bentrokan

Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Pakuan Bogor Ramdhani membantah jika bentrokan yang terjadi antara rekannya dengan aparat kepolisian karena hendak memblokade akses jalan menuju Tol Jagorawi.

Ia menyebut, massa aksi saat itu hendak pulang ke kampus usai berorasi di kawasan Tugu Kujang. Namun, setibanya di depan Terminal Baranangsiang, mereka berniat melakukan orasi terakhir karena masih memiliki sedikit waktu dari izin yang diberikan.

Baca Juga:Aksi Mahasiswa Tolak UU KPK dan RKUHP di Bandung Ricuh

"Enggak ada (blokade), kami longmarch mau pulang ke kampus dari Tugu Kujang. Lalu berhenti di lampu merah Terminal Baranangsiang berniat orasi sebentar untuk penutup. Dari situ kami dibubarkan paksa oleh polisi padahal perjanjiannya sampai jam 5 sore," kata Ramdhani.

Aksi saling dorong antara massa aksi dengan polisi pun tak terhindarkan. Hingga pada akhirnya, salah satu mahasiswa ditarik oleh anggota polisi sampai terjatuh dan mengundang reaksi dari massa aksi.

"Terjadi dorong mendorong antara mahasiswa dan kepolisian, tak lama setelah seorang mahasiswa ditarik paksa hingga terjatuh. Mahasiswa lain tidak terima hingga akhirnya mencoba menolong dan malah diserang oleh aparatur kepolisian dengan menggunakan tongkat dodolnya," kata dia.

Saat itu mahasiswa mencoba menyelamatkan rekannya dari bulan-bulanan aparat. Kemudian, salah satu massa aksi menghalau pukulan polisi dengan kantong berisi sampah gelas plastik air mineral yang dibawa.

"Polisi memukul massa dengan tongkat, dalam waktu yang hampir bersamaan terdengar suara pecahan botol kaca, dan polisi terus memukul hingga akhirnya salah satu mahasiswa yang membawa sampah berisikan gelas plastik bekas air mineral secara sepontan menghalau pukulan polisi dengan trashbag tersebut hingga isinya berceceran. Trashbag isinya tidak ada botol kaca karena massa hanya bawa air mineral kemasan gelas plastik," ungkapnya.

Akibat peristiwa tersebut, 8 massa aksi mengalami luka-luka karena dipukul dengan tongkat. Empat orang diantaranya mengalami luka robek di bagian kepala sehingga harus mendapat beberapa jahitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak