Warga Tamansari Makin Terintimidasi, Ekskavator Mulai Diparkirkan

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Warga Tamansari Makin Terintimidasi, Ekskavator Mulai Diparkirkan
Warga Tamansari dalam konferensi pers di LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (16/1/2020). [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Meski belum dioperasikan, Riefki menganggap hal tersebut membuat warga sekitar merasa khawatir.

SuaraJabar.id - Proses penggusuran di Tamansari, Bandung masih terus berlanjut. Bahkan, Pemkot Bandung disebut semakin gencar melakukan intimidasi kepada warga RW 11.

Kuasa Hukum warga Tamansari dari LBH Bandung Riefki Zulfikar mengatakan ekskavator mulai didatangkan sejak Rabu (15/1/2020) malam. Meski belum dioperasikan, Riefki menganggap hal tersebut membuat warga sekitar merasa khawatir.

"Ketika warga sedang istirahat kemudian dikagetkan dengan kabar bahwa ada satu ekskavator yg diparkirkan di reruntuhan," ujar Riefki dalam konferensi pers di LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (16/1/2020).

Selain itu, ketika pihak LBH Bandung bersama warga Tamansari sedang melakukan audiensi ke Komnas HAM, beredar kabar adanya enam orang yang mencurigakan datang ke pemukiman warga. Salah satu orang disebutnya membawa linggis dan memagari kawasan yang akan digusur.

"Dia salah satunya membawa alat linggis dan juga tidak lama kemudian mereka melakukan pemagaran lagi terhadap lokasi-lokasi yang tergusur," jelasnya.

Menurutnya, dua tindakan pemkot itu merupakan bentuk intimidasi terhadap warga Tamansari. Pemkot Bandung juga disebutnya tidak menghormati warga yang tengah berupaya menempuh jalur hukum.

"Dua hal tersebut kami anggap sebagai bentuk intimidasi karena warga yang di sini jug sdg mengupayakan pelaporan-pelaporan terhadap pelanggaran pemerintah kota Bandung," jelasnya.

Sebelumnya, penggusuran yang dilakukan di lahan RW 11, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kamis (12/12) sempat viral di media sosial.

Salah satu sorotan yang dilihat netizen adalah video-video tentang dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh petugas kepada warga.

Tagar #tamansarimelawan menjadi trending topik di media sosial, Twitter. Bahkan netizen telah mengicaukan ulang tagar tersebut sebanyak 48 ribu kali.

Terdapat video-video yang disorot tentang dugaan tindak kekerasan yang dilakukan petugas kepada warga. Dalam salah satu video tersebut, tepatnya di sekitar bangunan mal dan masjid, terlihat seseorang dipukuli beberapa kali memakai tongkat. Sementara orang yang dipukuli tersebut tidak melawan dan terlihat melindungi diri.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS