Corona Masuk Indonesia, Stok Masker di Pasar Proyek Bekasi Kosong

Karena stok masker kosong, penjual sengaja memasang tulisan pengumuman agar pembeli tidak menanyakan masker

Bangun Santoso
Selasa, 03 Maret 2020 | 10:25 WIB
Corona Masuk Indonesia, Stok Masker di Pasar Proyek Bekasi Kosong
Suasana Pasar Proyek yang menjual berbagai peralatan medis di Bekasi. (Suara.com/Yacub Ardiansyah)

SuaraJabar.id - Wabah virus corona atau Covid-19 dinyatakan telah masuk ke Indonesia. Hal itu diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di mana ada dua warga Depok, Jawa Barat, yang terpapar virus tersebut.

Usai pengumuman itu, salah satu hal yang diburu warga adalah masker. Masker dinilai menjadi salah satu upaya pencegahan dini dari penularan virus corona.

Di Bekasi, stok masker pada pusat perlengkapan medis yang terletak di Pasar Proyek, Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur, terpantau sudah kosong sejak satu bulan terakhir.

Pantauan Suara.com seluruh jasa penjual perlengkapan dan kebutuhan medis telah tidak menjual masker. Bahkan, para penjual di sana telah memberikan pengumuman kepada pengunjung untuk tidak menanyakan masker.

Baca Juga:Merapi Erupsi, Warganet Malah Cemaskan Harga Masker

Pengumuman itu tertulis dalam sebuah kardus yang isinya “Masker Semua Kosong (dengan huruf kapital), tolong jangan tanyakan masker”. Peringatan itu tergantung di salah satu toko yang tutup.

“Semua memang kosong, tidak ada masker sejak satu bulan terakhir,” kata salah satu penjual perlengkapan medis, Reza (34).

Reza mengaku tak tahu menahu soal kosongnya stok masker di kompleks pertokoannya itu. Namun ia memastikan jika masker sudah tidak tersedia sejak kabar virus corona dari China itu merebak.

“Dari distributornya memang tidak ngirim, tidak ada jadinya," ucap Reza.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membenarkan ada seorang ibu dan anaknya terjangkit virus corona di Indonesia.

Baca Juga:Pelaku Penimbun Masker Terancam Penjara 5 Tahun dan Denda Rp 50 Miliar

Dua orang itu diduga terinfeksi virus corona dari seorang warga negara Jepang yang sebelumnya terjangkit wabah tersebut.

Menurut dia, minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia, kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif Corona.

"Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu," jelas Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

"Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun dicek oleh tim kita ternyata pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi, saya mendapatkan laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif Corona," ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa sampai saat ini pemerintah sudah memiliki persiapan untuk menghadapi penyakit corona. Sejauh ini, pemerintah sudah menyiapkan lebih dari 100 rumah sakit untuk mengantisipasi virus tersebut.

Penumpang KRL Ramai Pakai Masker

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak