Kasus Prank Sembako Isi Sampah, Polisi Sita Mobil Youtuber Ferdian Paleka

Bangun Santoso
Kasus Prank Sembako Isi Sampah, Polisi Sita Mobil Youtuber Ferdian Paleka
Mobil sedan hitam diduga milik pelaku kasus 'prank' bantuan berisi sampah diamankan di Satreskrim Polrestabes Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Sementara pelaku utama Youtuber Ferdian Paleka dan satu orang temannya masih diburu polisi

SuaraJabar.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung sudah mengamankan satu mobil sedan yang diduga digunakan Youtuber Ferdian Paleka dan kawan-kawannya membuat video candaan (prank) bantuan sosial atau bansos isi sampah.

Mobil tersebut dibawa ke kantor Satreskrim Polrestabes Bandung pada Selasa (5/5) malam. Meski kendaraan milik pelaku sudah didapat, polisi masih terus memburu Ferdian Paleka bersama satu rekannya berinisial A yang terlibat video prank itu.

"Jadi kita sudah hari kedua, melakukan pencarian masih belum berakhir, namun demikian kita sudah berhasil mengamankan mobil yang digunakan oleh para pelaku," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri di Bandung, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (6/5/2020).

Mobil tersebut berjenis sedan berwarna hitam dengan nomor polisi D 1030 CW. Mobil tersebut memang sempat tampil dalam aksi video 'prank' tersebut di akun YouTube Ferdian Paleka.

Selain mobil, polisi juga datang bersama sejumlah orang yang diduga sebagai saksi saat masuk ke kantor Satreskrim Polrestabes Bandung.

Ferdian Paleka. (Youtube)
Ferdian Paleka. (Youtube)

Galih mengatakan, ada empat orang saksi dari kasus itu yang sudah diperiksa. Dari pemeriksaan itu, ia akan mengembangkan petunjuk untuk mencari keberadaan dua pelaku lainnya yang belum tertangkap.

"Kita imbau kepada para pelaku untuk menyerahkan diri. Apabila tidak, kita akan melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pimpinan, untuk mengungkap semua tindak pidana yang dilaporkan pada kita," katanya.

Dari kasus tersebut polisi menyatakan ada tiga orang yang terlibat, yakni Ferdian Paleka serta dua rekannya yang berinisial TF dan A. Sejauh ini polisi sudah mengamankan TF, sedangkan dua pelaku lainnya masih diburu.

Selain Pasal 45 Ayat 3 UU ITE, polisi juga menerapkan pasal tambahan kepada para pelaku. Ada dua pasal tambahan, yaitu Pasal 36 dan Pasal 51 Ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS