facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Andalkan WhatsApp sampai Tutup Jalan, Rahasia Kecamatan Bandung Bebas COVID

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:56 WIB

Andalkan WhatsApp sampai Tutup Jalan, Rahasia Kecamatan Bandung Bebas COVID
Ketua RW Yudi Syafyuddin. (Suara.com/Cesar)

Meski tetap pakai masker dan jaga jarak.

"Kita sosialiasi sejak Februari tentang bahayanya virus ini. Warga tahu konsekuensinya, jika ada yang terkonfirmasi," kata dia.

Lanjut Yudi, penerapan protokol kesehatan warganya dibarengi dengan aturan yang diberlakukan pemerintah. Bahkan saat PSBB, ungkap Yudi menuturkan, penjagaan ketat diberlakukan untuk antisipasi penyebaran Covid.

"Kita terus lakukan pendataan terhadap warga yang masih beraktifitas. Kemudian kita himbau agar mereka yang beraktifitas tetap kedepankan protokol kesehatan,"kata dia.

Sebanyak 14 kecamatan di Kota Bandung bebas virus corona, Senin (20/7/2020). Ini berdasarka data Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov).

Baca Juga: Ketahanan Pangan Desa Sumurgeneng dan Wadung Tuban, Anti Lapar saat COVID

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan 14 kecamatan itu sudah tidak ada kasus aktif. Namun masih ada sejumlah orang masih suspek dan dalam pemantauan serta pengawasan.

"Tidak ada kasus positif aktif di 14 kecamatan, 12 kecamatan masuk dalam kategori empat, dan dua kecamatan masuk dalam kategori tiga, hanya beda level karena keberadaan suspek," kata Ahyani saat dihubungi di Bandung, Senin sore.

Ke-14 kecamatan itu adalah Kecamatan Cibiru, Ujung Berung, Mandalajati, Arcamanik, Antapani, Kiaracondong, Batununggal, Bandung Kidul, Regol, Bojongloa Kidul, Sumur Bandung, Bandung Wetan, Sukajadi, dan Kecamatan Cidadap.

Di Kota Bandung terdapat 30 kecamatan, sehingga 16 kecamatan lainnya masih terdapat kasus atau pasien positif COVID-19.

Sementara itu, ada kecamatan yang sebelumnya telah bebas dari kasus COVID-19, kini kembali menjadi zona merah berdasarkan yang nampak di laman Pusicov, yakni Kecamatan Sukasari yang berada di wilayah Bandung Utara.

Baca Juga: Tambah 285 Pasien, Positif Corona di Jakarta Capai 18.230 Orang

Data persebaran COVID-19 itu bersifat dinamis, karena temuan suspek maupun pasien positif COVID-19 berdasarkan pelacakan yang terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait