Indeks Terpopuler News Lifestyle

Partai Gerindra Resmi Menunjuk Ketua DPRD Bekasi yang Baru

Chandra Iswinarno Kamis, 06 Agustus 2020 | 02:35 WIB

Partai Gerindra Resmi Menunjuk Ketua DPRD Bekasi yang Baru
Baddarudin Nooreza Holik Qodratulloh (baju hitam) ditunjuk jadi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi. [Antara]

Nugraha menjelaskan penetapan ini sudah menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

SuaraJabar.id - Partai Gerindra resmi menunjuk Baddarudin Nooreza Holik Qodratulloh sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi yang baru menggantikan Aria Dwi Nugraha.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Gerindra Nomor 08-0143/Kpts/DPP-GERINDRA/2020 yang ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani tanggal 4 Agustus 2020.

"Hari ini, saya menerima SK Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra yang menetapkan saudara BN Holik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi menggantikan Aria Dwi Nugraha," kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi Nugraha Hamdan seperti dilansir Antara di Kantor Dewan Penasehat Partai Gerindra, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (5/8/2020).

Nugraha menjelaskan penetapan ini sudah menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra mengingat kewenangan merubah alat kelengkapan dewan merupakan ranah pimpinan pusat. Setelah menerima surat tersebut pihaknya akan segera memberikannya kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi untuk ditindaklanjuti.

"SK ini isinya pencabutan SK sebelumnya, secara resmi berubah hari ini. Saya akan meneruskan kepada Sekwan dalam hal ini untuk mengatur pergantian Ketua DPRD," katanya.

Menurutnya, perubahan jabatan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi didasari kendala komunikasi dalam ruang politik yang terhambat selama era kepemimpinan ketua sebelumnya.

"Komunikasi menjadi hal terpenting dalam ruang politik, ini adalah murni hanya karena kendala komunikasi. Kalau komunikasi tidak pernah terjalin atau terhambat ya risikonya hari ini DPP mengambil keputusan. Asumsi-asumsi yang berkembang sejak kemarin terjawab sudah, intinya hambatan komunikasi. DPP ambil keputusan dan saya hanya melaksanakan keputusan itu," katanya.

Nugraha juga berpesan agar Ketua DPRD baru dapat memperbaiki komunikasi yang selama ini terputus di antara 11 anggota dewan dari partainya, sementara posisi ketua dewan sebelumnya akan dibahas usai KLB DPP Gerindra bersamaan dengan evaluasi kinerja anggota dewan lainnya.

"Jangan sudah jadi dewan lupa. Saya menaruh harapan besar kepada Ketua DPRD yang baru agar mau merangkul semua anggota dewan. Jabatan bukan segalanya, semua biasa aja, pergantian dan lainnya," ungkapnya.

Baddarudin Nooreza Holik Qodratulloh mengatakan akan menjalin konsolidasi yang lebih baik lagi baik di internal partai maupun sesama anggota DPRD untuk menciptakan suhu politik yang lebih kondusif.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait