facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cari Domba Pakai Baju XTC, Lutpi Dibacok Geng Motor

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 05 Januari 2021 | 17:47 WIB

Cari Domba Pakai Baju XTC, Lutpi Dibacok Geng Motor
ILUSTRASI. Reka ulang pembacokan anggota geng motor di Sukabumi. (Sukabumiupdate.com).

Sebelumnya terjadi tragedi berdarah yang melibatkan dua kelompok bermotor di kawasan itu.

SuaraJabar.id - Nasib malang menimpa Lutpi Yandi. Pemuda berusia 25 tahun asal Kampung Bojongsari, Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi itu jadi korban kekerasan gerombolan geng motor ketika hendak mencari domba untuk diperjualbelikan.

Kepala Lutpi dibacok di Kampung Kalapacondong, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/1/2021). Diduga ia menjadi korban salah sasaran sebuah geng motor yang tengah melancarkan aksi balas dendam.

Kejadian bermula ketika ia sedang naik motor bersama satu orang temannya hendak mencari domba di kawasan Ujung Genteng.

"Saya sama teman sering mencari domba untuk diperjuabelikan. Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB, setelah cari domba, saya sama teman satu motor langsung menuju Pantai Pangumbahan dan Pantai Ujung Genteng untuk mencari cumi-cumi," kata Lutpi.

Baca Juga: Viral Maling Pampers Terrekam, Pemilik Warung: Kita Tunggu Itikad Baiknya

"Saat itu memang pakai baju punya adik saya yang ada atribut XTC. Saya sendiri enggak tahu kalau ternyata ada kejadian ribut pada malam tahun baru di Ujung Genteng," ucap Lutpi kepada Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, Selasa (5/1/2021).

Lanjut Lutpi, begitu lewat di Kampung Kalapacondong Desa Ujung Genteng, ia dan temannya mengaku diberhentikan oleh sekelompok pemuda yang mengaku dari Brigez.

"Tanpa bertanya apakah punya identitas anggota XTC, mereka langsung menghajar kepala saya dengan menggunakan senjata tajam hingga terluka. Saya bukan anggota XTC. Saya tidak tahu-menahu organisasi yang seperti itu," tegasnya.

Lutpi mengaku mengalami luka di kepala. Ia juga tak melanjutkan perkara ini ke ranah hukum. "Secara lisan saya sudah memaafkan, cuma belum ada kesepakatan di atas materai. Harus ada konsekuensi dari perbuatan mereka," tandasnya.

Sebelumnya terjadi tragedi berdarah yang melibatkan dua kelompok bermotor di kawasan itu.

Baca Juga: Detik-detik Sopir Truk di Sukabumi Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Sekelompok anak muda gerombolan bermotor menyerang seseorang dengan menggunakan senjata tajam, Jumat (1/1/2021) dini hari. Aksi ini terekam dalam CCTV sebuah ruko.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait