alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dari Periang Jadi Pendiam, Gadis 14 Tahun Ini Alami Peristiwa Mengerikan

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 26 Januari 2021 | 09:04 WIB

Dari Periang Jadi Pendiam, Gadis 14 Tahun Ini Alami Peristiwa Mengerikan
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Hari ini, Selasa (26/1/2021), gadis 14 tahun asal Kota Cimahi ini akan menjalani visum.

SuaraJabar.id - Mawar, tentu saja bukan nama aslinya, gadis 14 tahun asal Kota Cimahi ini, belakangan ini sering murung.

Padahal ia dikenal sebagai gadis yang biasanya ceria. Kondisinya saat ini berbalik 180 derajat. Bahkan ia tak berani keluar rumah.

Alasan Mawar berperilaku tidak seperti biasa karena baru diketahui ia menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh seseorang yang diketahui merupakan pamannya sendiri.

"Sekarang kondisinya trauma berat. Dia enggak berani keluar rumah," kata Ori Rohman dari Indonesian Feminist Lawyers Club (IFLC) yang merupakan kuasa hukum keluarga Mawar saat ditemui usai membuat laporan polisi, di Polres Cimahi, pada Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Viral! Beredar Video Sopir Truk Dipukul Oknum Satpol PP Kota Cimahi

Menurut Ori, Mawar bukan hanya sekali mendapat kekerasan seksual dari pamannya itu. Bahkan beberapa kali ia harus memenuhi nafsu bejat sang paman.

"Pengakuan korban lebih dari satu kali dicabuli. Kejadiannya awalnya terjadi di bulan Desember kemarin," ungkapnya.

Ori, yang enggan menyebutkan siapa orang yang diduga pelaku itu, mengatakan, jika pelaku mencabuli korban di rumahnya, yang hanya berjarak tak lebih dari 50 meter dari rumah korban.

Korban sebelumnya enggan bercerita apa yang menimpanya. Karena ia ketakutan, karena ia mendapat ancaman dari pelaku.

"Keluarga sempat mediasi dengan pelaku. Namun orang tua korban enggak mau menyelesaikan secara kekeluargaan. Nah pelaku juga akhirnya mengancam korban," kata dia.

Baca Juga: Maksud Hati Mau Bikin Istri Happy, Aksi Pria Ini Justru Berakhir Mengerikan

Adapun tindak seks yang korban alami, menurut keterangan korban kepada Ori dan orang tuanya, ia mengaku hanya disentuh di beberapa bagian tubuh yang vital.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait