SuaraJabar.id - Seorang warganet membagikan kisahnya ditumpangi oleh sorang kerabatnya yang tidak tahu diri.
Kerabat seorang warganet ini menumpang tinggal di rumah milik orang tuanya, tapi sikap mereka justru kelewat batas sampai-sampai tega menyinggung status janda ibunya.
Akun Instagram @tante_rempong_offficial pun membagikan curhatan tersebut. Warganet itu meminta saran karena merasa kerabatnya sudah merepotkan.
Di sebuah rumah kontrakan di Jakarta, mereka hidup bersama dengan ibu, dirinya, saudaranya, dan kerabat tersebut. Hanya saja, kerabat tersebut tak memiliki kesadaran untuk membayar keperluan dasar rumah tangga seperti air dan listrik.
Baca Juga:Toilet di Rumah Raisa Disorot: Klosetnya Lebih Mahal dari Kontrakan Setahun
"Emang sih rumah yang kutempatin ini rumah keluarga, tapi beliau ini nggak urun (menyumbang) bayar, mulai dari listrik, air, gas, dan lain-lain," tulisnya.
Satu-satunya yang menjadi tulang punggung keluarga di rumah tersebut adalah kakak si pencerita. Akibatnya, sang kakak harus menanggung pengeluaran tambahan.
Namun, keluhannya tidak berhenti sampai di sana. Suatu hari setelah si tante jatuh dari plafon dan mengundang tukang, warganet ini mendengar ibunya ikut dijelek-jelekkan karena berstatus janda.
"Maklum pak, ya gini ini rumah janda anak tiga," tulisnya menirukan ucapan si tante saat itu.

"Salahnya di mana sih kalau ibuku janda? Orang bapakku meninggal bukan cerai. Ibuku juga cerita pernah dilokno (dibilang) sama tanteku, 'maklum mbak, mbak kan janda'. Bisa-bisanya bilang gitu ke ibuku langsung."
Baca Juga:Belasan Rumah Hancur Akibat Banjir Bandang di Jombang
Warganet ini lantas mengungkapkan kekesalannya karena merasa si om dan tante hanya menumpang tinggal, tapi tidak tahu terima kasih. Sejak dibagikan, curhatan itu pun banjir simpati.
"Beban saudara itu mah. Btw, mending jual rumahnya terus bagi dua sama omnya, dan uangnya beli rumah lagi yang kecil. Jauhin deh saudara model kayak gitu, nyusahin mana banyak tingkah," saran salah satu komentar.
"Semoga mbak dan kakaknya dapat rezeki berlimpah, bisa punya rumah sendiri walaupun sederhana, bisa bawa ibunya pindah. Karena bagaimanapun kalau rumah keluarga ribet urusannya," tambah yang lain.
Di sisi lain, ada pula yang menyarankan untuk mengusir secara halus. Beberapa juga menebak jika om dan tante warganet tersebut mungkin ingin warisan.
"Ini rumah keluarga, ujung-ujungnya mau jual rumah dan dapat warisan. Itu saja intinya."
"Yang bikin down banget emang mulut pedes yang keluar dari saudara sendiri. Sumpah, pengen marah tapi nggak bisa karena mereka lebih tua dari kita," imbuh komentar lain bersimpati.