Ada Kangkung Isi Sabu, Begini Cara Bandar Edarkan Narkoba ke Penjara

Diduga ada oknum sipir yang memuluskan penyeludupan sabu ke dalam Lapas Cianjur.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 25 Maret 2021 | 18:39 WIB
Ada Kangkung Isi Sabu, Begini Cara Bandar Edarkan Narkoba ke Penjara
ILUSTRASI upaya penyeludupan sabu yang digagalkan polisi. [Suara.com/Arry Saputra]

SuaraJabar.id - Ketatnya penjagaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) tak menciutkan nyali bandar narkoba untuk mengedarkan barang haram tersebut ke penghuni jeruji besi.

Di Lapas Kelas IIB Cianjur misalnya, polisi telah membongkar 5 kasus peredaran narkoba di lapas itu dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Berbagai cara dilakukan para bandar narkoba untuk mengelabui petugas Lapas Cianjur. mulai dengan cara melalui masakan kangkung, kotak susu cair hingga menyelipkannya ke dalam paket nasi yang dibawa pembesuk.

Upaya mengelabui petugas yang selama ini, diduga sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, terbongkar karena adanya keterlibatan oknum sipir yang ikut berperan dalam meloloskan barang haram tersebut sampai ke tangan narapidana di dalam lapas sebagai pemesan dan pengguna.

Baca Juga:Ada Mujair Isi Sabu di Sidoarjo, Lalu Tahu Isi Sabu di Mojokerto

Aksi terbaru yang dilakukan Satnarkoba Polres Cianjur, di bawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Ali Jupri, berhasil mengamankan 10 paket sabu seberat 5.04 gram dari tangan dua orang bandar yang hendak mengirim barang haram tersebut ke dalam lapas, dimana tiga orang narapidana sebagai pemesan.

Lagi-lagi terbongkar, ketiga orang narapidana berinisial DK (30), FR (33) dan MF (24) yang merupakan pesakitan dengan kasus narkoba, terbukti mengkonsumsi narkoba jenis sabu setelah petugas melakukan tes urine. Ketiganya mengakui mendapat kiriman sabu dari tersangka RYA (35) dan ANZ (37) yang sudah lebih dulu ditangkap.

"Kami akan terus mengembangkan kasus tersebut, meski berbagai cara masih dilakukan pengedar dan pengendali di dalam lapas, untuk menjalankan bisnis haramnya. Selama tiga bulan terakhir, 60 orang yang terdiri dari bandar, narapidana dan oknum kami tangkap," kata Ali dilansir Antara, Kamis (25/3/2021).

Bahkan saat ini, pengawasan dan pengintaian serta pengembangan terhadap narkoba jaringan lapas, menjadi prioritas pihaknya, guna membongkar bandar besar yang selama ini memasok dan mengendalikan peredaran narkoba antar lapas di Jabar, seperti beberapa Lapas di Bandung, Bogor dan Cirebon.

Pasalnya dari penangkapan terbaru, terbukti masih ada narkoba yang masih lolos ke dalam lapas, setelah dilakukan penangkapan terhadap dua orang pengedar yang hendak mengirim sabu ke dalam lapas, sehingga pihaknya menduga masih adanya orang dalam yang bermain untuk meloloskan barang haram bisa masuk.

Baca Juga:Pohon Tumbang Timpa Mobil di Puncak Pass Bogor-Cianjur

"Kami menduga masih ada yang oknum yang bermain karena tiga orang yang memesan dari dua tersangka, belum sempat menerima barang, namun setelah dilakukan tes urine, ketiganya positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu," kata Kasat Narkoba.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak