alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Tewas Usai Truk Tabrak Gedung Madrasah di Garut, Polisi Lakukan Ini

Chandra Iswinarno Minggu, 04 April 2021 | 00:24 WIB

Tiga Tewas Usai Truk Tabrak Gedung Madrasah di Garut, Polisi Lakukan Ini
Beberapa polisi melakukan penyelidikan di lokasi kecelakaan truk tabrak gedung madrasah di Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/4/2021). [Antara]

Truk tabrak gedung madrasah di Garut, tiga orang tewas.

SuaraJabar.id - Setelah insiden kecelakaan truk tabrak gedung madrasah Yayasan Nurul Barokah di Kampung Harendong Desa Sindanggalih Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut pada Jumat (3/4/2021) sore, tiga orang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut.

Untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Garut dan dinas perhubungan setempat melakukan penyelidikan terkait kecelakaan fatal itu.

Kepala satuan Lalu Lintas Polantas Garut AKP Karyaman mengemukakan, kecelakaan truk pengangkut batu bata menabrak bangunan Yayasan Nurul Barokah, Kampung Harendong pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, seorang sopir dan dua anak-anak meninggal dunia, kemudian tujuh orang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Pagi sisa tujuh (orang), ada empat sudah pulang, tiga masih dirawat di RSUD, kondisi tiga terakhir belum kami cek karena masih fokus di TKP," katanya seperti dilansir Antara pada Sabtu (4/4/2021).

Baca Juga: Kisah Kecelakaan Kereta Taiwan: Selamat tapi Kehilangan Suami dan Anak

Peristiwa itu bermula ketika truk Mitsubishi nomor polisi Z8229DW dikemudikan Suhanda (50), diduga mengalami kendala gagalnya pengereman saat melewati jalan lurus dan menurun.

Truk yang melaju di jalan turunan tersebut, akhirnya menabrak bangunan yang di dalamnya terdapat banyak anak-anak. Korban yang selamat maupun meninggal dunia dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah melakukan pengecekan ulang lokasi kejadian kecelakaam maut di Garut tersebut pada Sabtu pagi.

"Kami sudah cek ulang di TKP (tempat kejadian perkara). Kami periksa rem dan lainnya," katanya.

Dia mengemukakan, kepolisian bersama tim ahli dari Dishub Kabupaten Garut akan menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui kondisi kelayakan truk angkutan barang tersebut. Terkait hasilnya, tim dari Dishub akan menyampaikan langsung berdasarkan hasil fakta dan kondisi kendaraan di lapangan.

Baca Juga: Truk Terguling di Tikungan Amoy Berhasil Dievakuasi, Lalin Kembali Lancar

"Untuk hasilnya mohon waktu, nanti dari tim ahli Dinas Perhubungan. Nanti kalau sudah ada hasilnya kami akan sampaikan," katanya pula.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait