facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Misteri Benda Terapung di Laut Selatan Mulai Terkuak

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 05 Mei 2021 | 15:15 WIB

Misteri Benda Terapung di Laut Selatan Mulai Terkuak
Sebuah benda mirip pelampung berwarna merah yang ditemukan nelayan Ujung Genteng di perairan Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Ragil Gilang]

Polisi masih menyelidiki tulisan Maldives atau Maladewa yang terdapat di benda misterius itu.

SuaraJabar.id - Misteri benda terapung di laut Selatan tepatnya di perairan Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mulai terungkap.

Kekinian, Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Sukabumi menyebut benda misterius mirip pelampung itu merupakan rumpon ikan.

Untuk diketahui, rumpon adalah salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan yang dipasang di laut, baik laut dangkal maupun laut dalam.

Pemasangan tersebut dimaksudkan untuk menarik gerombolan ikan agar berkumpul di sekitar rumpon, sehingga ikan mudah untuk ditangkap.

Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Bantuan ke Guru Honorer yang Lumpuh Usai Divaksin

"Itu jelas rumpon ikan. Posisinya juga bukan di pinggir pantai, akan tetapi berada di tengah sekitar 8 mil," kata anggota Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Sukabumi Brigadir Polisi Kepala Ade saat dikonfirmasi pada Selasa (4/5/2021).

Pada benda tersebut juga tertulis Maldives yang artinya Maladewa, sebuah negara kepulauan.

"Diduga itu dari kapal Cilacap. Adapun ada tulisan Maldaves, untuk jelasnya memang harus dicek terlebih dahulu. Apakah pelampung rumpon itu buatan negara tersebut," ujar Ade menjelaskan.

Sebelumnya diberitakan, sebuah benda mirip pelampung berwarna merah ditemukan nelayan Ujunggenteng di perairan Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/5/2021).

"Ditemukan oleh nelayan saat mau pulang melaut, sekitar pukul 06.00 WIB," kata Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng Asep Jeka.

Menurut Jeka, benda tersebut bentuknya mirip pelampung yang memuat nomor dan tulisan. Benda itu, kata Jeka, sempat akan dibawa nelayan, namun ketika diangkat memiliki bobot yang berat dan di bawahnya terdapat tali kawat seling.

Baca Juga: Warga Sukabumi Keracunan Usai Buka Puasa Pakai Pindang Ikan

"Diperkirakan jarak dari bibir Pantai Cibuaya ke benda tersebut sekitar 5 kilometer," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait