alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kesal Terus Ditagih Hutang, Mahasiswa Sukabumi Habisi Nyawa Teman

Tasmalinda Minggu, 16 Mei 2021 | 17:46 WIB

Kesal Terus Ditagih Hutang, Mahasiswa Sukabumi Habisi Nyawa Teman
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock) Kesal DItagih Hutang, Mahasiswa Sukabumi Habisi Nyawa Teman

Seorang pemuda berstatus mahasiswa Tasikmalaya menghabisi nyawa temennya karena kesal kerap ditagih hutang.

SuaraJabar.id - Kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka berstatus mahasiswa terungkap. Satuan Reskrim Polres Sukabumi mengungkapkan kasus pembunuhan berencana dilakukan oknum mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berinisial TRB (24) hanya gegera kesal ditagih hutang.

"Tersangka membunuh korbannya atas nama Edi Hermawan karena geram dan kesal sering ditagih utang oleh korban, sehingga TRB membuat skenario untuk melakukan pembunuhan terhadap Edi," kata Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif di Sukabumi, seperti dilansir dari ANTARA, Minggu (16/5/2021).

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, pembunuhan berencana dilakukan TRB ini berawal pada Rabu (12/5/2021), sekitar pukul 10.00 WIB tersangka dihubungi Dariansyah yang merupakan suruhan korban untuk menanyakan pembayaran utang tersangka.

Kesal karena kerap ditagih dan tersangka belum memiliki uang untuk membayarnya, oknum mahasiswa tersebut menyusun strategi membunuh Edi Hermawan.

Baca Juga: Duh, Enam Pengunjung Kebun Binatang Bandung Positif COVID 19

Terbesit ide meminta Edi dan Dariansyah datang ke rumahnya di Kampung Cikiwul RT 04/02, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon bahwa pelaku sudah menyiapkan uang untuk membayar utangnya.

Tersangka kemudian menyiapkan satu bundel kertas yang dibungkus amplop cokelat sehingga menyerupai uang untuk mengelabui korbannya. Sekitar pukul 18.00 WIB, Edi, Dariansyah, dan sopir korban, Hidayat, tiba di rumah TRB.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku meminta Dariansyah pergi ke rumah ibunya tidak jauh dari lokasi. Setelah Dariansyah beranjak ke rumah ibu tersangka, TRB mempersilakan korban duduk terlebih dahulu dengan alasan, tersangka akan mengambil uang.

Ternyata TRB mengambil senjata tajam berupa samurai dan golok dan langsung membacok korban, menusuk perut dan dada korban. Edi pun meninggal di tempat.

Mendengar adanya keributan, Dariansyah kembali ke rumah tersangka untuk mencari Edi. Di lokasi, ia melihat Edi sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.

Baca Juga: Atasi Lonjakan Pengunjung, Kebun Binatang Bandung Pakai Sistem Buka Tutup

Tersangka yang melihat Dariansyah langsung mengejarnya kemudian menganiaya dengan cara menyabet kepala dan dada Dariansyah menggunakan sebilah samurai. Setelah melampiaskan emosinya, tersangka melarikan diri ke arah perkebunan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait