alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Innalillahi, Wisatawan yang Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Tewas

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 18 Mei 2021 | 12:54 WIB

Innalillahi, Wisatawan yang Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Tewas
Seorang wisatawan asal Kota Bandung, Rehan Halik (17), akhirnya ditemukan usai dilaporkan tenggelam pada Minggu, 16 Mei 2021, di Pantai Santolo, Kecamatan Cikeket, Kabupaten Garut. Korban ditemukan pada Selasa, 18 Mei 2021, pukul 06.00 WIB, dalam keadaan meninggal dunia. [Dok. Kantor SAR Bandung]

Kejadian bermula ketika empat orang wisatawan yang masing-masing bernama RH (17 tahun), MR (14), K (16), dan Cecep (24) berenang di Pantai Santolo.

SuaraJabar.id - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rehan Halik (17), seorang wisatawan asal Kota bandung yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di di Pantai Santolo, Kecamatan Cikeket, Kabupaten Garut.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (18/5/2021) sekira pukul 06.00 WIB. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Minggu (16/5/2021).

"Korban ditemukan Tim SAR Gabungan sejauh kurang lebih 1 km dari lokasi kejadian awal, selanjutnya pada pukul 07.30 WIB Korban berhasil dievakuasi ke daratan dan langsung dibawa ke Puskesmas Cikeket," kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah, dalam keterangan resmi.

Korban merupakan warga Jalan Babakan Ciparay, Gg. Atakiria R RQ 02/11 Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung.

Baca Juga: Selama Libur Lebaran, 117 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Wisata di DIY

Kejadian bermula ketika empat orang wisatawan yang masing-masing bernama RH (17 tahun), MR (14), K (16), dan Cecep (24) berenang di Pantai Santolo. Saat sedang berenang, keempat orang itu terseret ombak.

Korban MR dan K berhasil menyelamatkan diri, sementara Cecep (24) berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat. Sedangkan korban RH dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Selanjutnya Tim SAR Gabungan mulai pukul 07.45 WIB memfokuskan pencarian terhadap satu wisatawan lainnya bernama Jajang Nurjaman (17), warga Garut, yang hilang di Pantai Sayangheulang sesuai dengan rencana operasi SAR.

Operasi SAR hari ini dibagi menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran darat dari lokasi awal ke arah barat sejauh 3 km, SRU 2 melakukan penyisiran darat dari lokasi awal ke arah TImur sejauh 3 km.

Sedangkan SRU 3 melakukan penyisiran laut ke arat barat seluas 3 km menggunakan 1 unit LCR Basarnas dan SRU 4 melakukan penyisiran laut ke arat timur seluas 3 km menggunakan 1 unit Kapal Polair.

Baca Juga: Tok! Aa Umbara Dipecat dari Ketua DPD Partai NasDem Bandung Barat

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait