30 Ribu Kendaraan Belum Kembali ke Jabar, Kang Emil: RT dan RW Harap Siaga!

"Katakanlah dia kena Covid-19, ya, dia balik lagi ke sananya, jangan sampai merugikan RW tempat dia bekerja," tegas Ridwan Kamil.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 24 Mei 2021 | 16:01 WIB
30 Ribu Kendaraan Belum Kembali ke Jabar, Kang Emil: RT dan RW Harap Siaga!
Petugas melakukan penyekatan di hari pertama larangan mudik di Kota Bandung, Kamis (6/5/2021). [Suara.com/Cesar Yudistira]

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, tercatat sekitar 30 ribuan kendaraan belum balik ke Jabar pascalibur lebaran 2021. Ridwan Kamil pun kembali mengingatkan pihak aparat desa, bahkan tingkat RT/RW, untuk tetap melaporkan jika mendapati para pemudik yang baru pulang.

Hal tersebut disampaikan Ridwan seusai Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar, di Mapolda Jabar, Senin (24/5/2021).

Ridwan mengatakan, ada sekitar 600 ribu kendaraan yang keluar-masuk Jabar selama masa lebaran. Adapun, secara keseluruhan, disebutkan sekitar setengah juga kendaran terjaring razia, 200 ribuan pemudik di antaranya berhasil diputarbalikan pada periode tersebut.

"Kendaraan yang keluar ternyata hampir sama, keluar Jawa Barat sekitar 300 ribuan, yang datang ke Jawa Barat juga sama (300 ribuan). Masih ada yang belum kembali sekitar 30 ribuan kendaraan," kata Ridwan.

Baca Juga:Ribuan Pemudik Kembali ke Bekasi, 7 Orang Positf Covid-19

Ridwan mengatakan, para pemudik tersebut masih akan dijadikan salah satu fokus pengetesan Covid-19. Untuk itu, peran serta aparat desa, khususnya keterlibatan di tingkat RT/RW, penting untuk pendeteksian awal.

Ridwan meminta, jajaran RT/RW untuk memantau warganya, jika ada yang hilang berarti yang bersangkutan mudik. Jika mereka kembali, maka harus dilaporkan.

"Kita sudah mengintruksikan minggu lalu RT/RW itu melaporkan warganya yang hilang selama lebaran. Kalau hilang berarti dia itu mudik, kalau muncul lagi setelah hilang itu wajib dilaporkan dan dijadikan subjek pengetesan di PPKM Mikro," ungkapnya.

Diharapkan, kata Ridwan, penjaringan demikian dapat meredam lonjakan kasus yang berpotensi timbul akibat para pemudik. Ridwan menyampaikan, para pemudik yang mungkin saja terpapar Covid-19 jangan sampai menimbulkan kerugian bagi wilayah sekitar.

"Katakanlah dia kena Covid-19, ya, dia balik lagi ke sananya, jangan sampai merugikan RW tempat dia bekerja," ungkapnya.

Baca Juga:Usai Libur Lebaran, Dishub Catat Ada 2,5 Juta Pemudik Masuk DIY

Ridwan mencoba meyakinkan bahwa hal tersebut bukan tanpa dasar. Pasalnya, selama lebaran kemarin Pemprov Jabar menemukan sekitar 150-an kasus positif, mayoritas pelaku perjalanan yang terjaring pengetesan acak di pos-pos penyekatan.

"Total yang positif, yang terlaporkan kurang lebih ada sekitar 150-an mayoritas di perjalanan, sekian di tempat pariwisata," katanya.

Disampaikan pula, selama periode lebaran ada sekitar 1.700 pemudik yang, katanya, diisolasi mandiri di desa masing-masing.

"Saya ucapkan terimakasih kepada desa-desa yang sudah melakukan disiplin isolasi mandiri bagi pemudik yang datang, karena ada sekitar 1.700 pemudik yang diisolasi di desa-desa," tandasnya. [Suara.com/ M Dikdik RA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak