alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Ujian Kelas 5 SD yang Bahas Sperma dan Ganja Batal Digunakan

Ari Syahril Ramadhan Senin, 07 Juni 2021 | 11:56 WIB

Soal Ujian Kelas 5 SD yang Bahas Sperma dan Ganja Batal Digunakan
Soal soal ujian PAT untuk kelas 5 SD mata pelajaran PJOK di Sukabumi yang bahas sperma, ganja dan pelecehan seks [Sukabumiupdate.com/istimewa]

Soal ujian itu menjadi kontroversi lantaran membahas sesuatu hal yang diniai belum pantas untuk siswa kelas 5 SD. Bahasan itu adalah sperma, pelecehan seksual, dan narkoba.

SuaraJabar.id - Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan atau PJOK Kabupaten Sukabumi sempat mempersoalkan soal soal Penilaian Akhir Tahun atau PAT Semester II untuk Sekolah Dasar Tahun Pelajaran 2020/2021.

Soal ujian itu menjadi kontroversi lantaran membahas sesuatu hal yang diniai belum pantas untuk siswa kelas 5 SD. Bahasan itu adalah sperma, pelecehan seksual, dan ragam narkotika seperti ganja.

Namun kekinian, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi membatalkan penggunaan soal ujian kontroversial itu.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Khusyairin mengatakan soal tersebut tidak dipakai dalam ujian PAT hari ini, Senin (7/6/2021) setelah mempertimbangkan sejumlah hal dalam rapat yang digelar pada Jumat (4/6/2021).

Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik Budidaya Ratusan Tanaman Ganja Rumahan

"Insyallah besok saya monitoring ke sekolah," katanya, Minggu (6/6/2021).

Khusyairin menuturkan pembatalan ini disepakati dalam rapat antara Kelompok Kerja Pengawas Sekolah dan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.

Dalam rapat itu disepakati pula penyusunan soal pengganti yang tetap mnemerhatikan kaidah penulisan soal.

Khusyairin membeberkan beberapa pertimbangan pembatalan penggunaan soal tersebut. Pertama, kata dia, soal itu telah bocor ke permukaan sebelum pelaksanaan PAT Semester II untuk Sekolah Dasar Tahun Pelajaran 2020/2021. 

Kedua, kebocoran soal terjadi dalam fase persiapan sehingga masih dimungkinkan dan masih cukup waktu untuk diganti.

Baca Juga: Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Muara Cimandiri Sukabumi

Ketiga, materi soal tersebut banyak menginterpretasikan negatif, sehingga dikhawatirkan akan keluar dari tujuan pembelajaran dan berdampak buruk bagi peserta didik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait