Diekspor ke Eropa, Petani Kopi Tasikmalaya Bisa Raup Untung Rp 500 Juta dalam Sekali Panen

Kopi Arabica yang dihasilkan oleh petani kopi di Tasikmalaya juga dikenal memiliki kialitas tinggi.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 15 September 2021 | 18:01 WIB
Diekspor ke Eropa, Petani Kopi Tasikmalaya Bisa Raup Untung Rp 500 Juta dalam Sekali Panen
ILUSTRASI-Pedagang biji kopi asal Lampung di kawasan Menteng, Jakarta. [Suara.com]

SuaraJabar.id - Mulai membudidaya kopi sejak tahun 2000, petani kopi di Tasikmalaya kini mulai menuai keuntungan.

Tak tanggung-tanggung, petani kopi di Tasikmalaya bisa meraup untung ratusan juta Rupiah hanya dalam sekali panen.

Seperti yang dialami petani kopi di Desa Dirgahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam sekali panen, mereka mampu meraup untung hingga Rp 500 juta

Enjang Ali Assalam Ketua Kelompok Tani Mekar Harapan yang berkecimpung dalam budidaya kopi, menuturkan, ia memulai usahanya pada tahun 2000.

Baca Juga:9 Artis Indonesia Kelahiran Amerika dan Eropa, Jarang Ada yang Tahu

“Sejak itu, kami merintis gerai dan kedai kopi. Saya bersama kelompok mulai mendapat keuntungan dari hasil budidaya kopi, mulai menanam berjarak 3 tahun dengan keuntungan sekitar 500 juta,” ungkap Enjang, Rabu (14/9/2021).

Petani kopi di Tasikmalaya memetik biji kopi di perkebunan kopi. [HR Online]
Petani kopi di Tasikmalaya memetik biji kopi di perkebunan kopi. [HR Online]

Enjang bersama kelompok Tani Mekar Harapan merupakan petani binaan PT Pertamina PGE Area Karaha.

Kelompok Tani Mekar Harapan ini membawahi tiga Desa, yakni Desa Kadipaten, Desa Dirgahayu dan Desa Buniasih.
Garapan kelompok tersebut seluas 200 hektar, dengan rincian 75 persen lahan milik Perhutani dan 25 persen lahan rakyat.

“Dari 200 hektar kita tanami berbagai jenis pohon kopi. Salah satunya pohon Kopi Arabika varietas Ateng Super, Lini Es, Sigararutang, dan Yellow Katero. Hanya saja yang lebih dominan kita adalah varietas Ateng Super sesuai dengan kondisi alam tanah yang mengandung abu,” jelasnya.

Proses Petani di Tasikmalaya Tanam Kopi
Kopi ditanam di ketinggian rata-rata sekitar 1000 MDPL. Seluas 200 hektar pohon kopi digarap oleh 7 kelompok. Lahan yang sudah menghasilkan dan dapat dipanen seluas 100 hektar. Namun masih ada penambahan 100 hektar.

Baca Juga:Tak Sanggup Taklukkan Tanjakan Gentong, Dua Truk Terguling dan Masuk Jurang

“Kami menanam kopi di lahan 200 hektar, yang sudah dipanen sekitar 100 hektar dalam satu musim. Dari tiga kali panen, kami sudah menghasilkan 35 sampai 50 ton ceri,” jelasnya.

Usia pohon kopi yang sudah ditanam dan tumbuh pun bervariatif mulai dari 3 tahun, 5 tahun, sampai 12 tahun, dengan jumlah pohon per hektar sebanyak 1500 pohon.

Ribuan pohon kopi tersebut tumbuh di bawah naungan persen pohon keras suren dan pohon nangka. Sehingga dapat menghasilkan kualitas dan kuantitas kopi yang cukup baik.

“Dari empat jenis yang terbaik adalah Arabika varietas Ateng Super, kalau Lini Es tidak tahan panas musim kemarau, daunnya rontok sehingga menghambat panen raya,” ujarnya.

Kendala lain yang dapat merugikan petani kopi di Tasikmalaya ini adalah ulat pohon. Namun tidak banyak, dari 100 pohon, ada 2 pohon yang terkena hama ulat.

“Kalau serapan hasil panen kita distribusikan skala besar. Kita eksportir gabah ke Eropa per tahun gabah kalau di presentasikan 20-25 ton. Sedangkan 35 persen kopi karaha kita pasok ke 500 kedai kopi di Jawa Barat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak