alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seorang Ayah Tewas Dilahap Api saat Coba Selamatkan Anaknya yang Terjebak Kobaran Api

Ari Syahril Ramadhan Senin, 27 September 2021 | 09:33 WIB

Seorang Ayah Tewas Dilahap Api saat Coba Selamatkan Anaknya yang Terjebak Kobaran Api
Ilustrasi kebakaran. (Antara)

"Begitu korban sudah berada di atas, ternyata anaknya sudah berada di lantai bawah karena dia loncat untuk menyelamatkan diri," ujar Komandan Pleton Pemadam Kebakaran KBB.

SuaraJabar.id - Nasib nahas menimpa Nanang, warga Kampung Pasar, RT 04/2, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ia meninggal dunia saat berniat menyelamatkan anaknya dari kobaran abi yang membakar rumahnya.

Nanang meninggal pada Minggu (26/9/2021) malam. Korban yang ketika itu hendak menyelamatkan anaknya yang berada di lantai dua malah terjebak kobaran api.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran KBB, Yadi Supriadi, mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat korban melihat kepulan asap di lantai dua rumahnya.

Kemudian Nang berlari ke atas dengan tujuan untuk menyelamatkan anaknya.

Baca Juga: Pemkab Bandung Barat Siap Gelontorkan Rp 2,4 Miliar untuk Pelaku UMKM

"Begitu korban sudah berada di atas, ternyata anaknya sudah berada di lantai bawah karena dia loncat untuk menyelamatkan diri," ungkap Yadi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (27/9/2021).

Kemudian, kata Yadi, korban terjebak dan dikepung kobaran api. Nanang tertimpa material bangunan hingga akhirnya api membakar sekujur tubuhnya. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban mengalami luka bakar full 100 persen karena pas kita temukan juga, korban sudah tertimpa reruntuhan," terang Yadi.

Ia mengatakan, rumah tersebut dihuni oleh 5 orang, beruntung untuk 4 anggota keluarganya yang lain bisa menyelamatkan diri saat kobaran api melahap rumah mereka.

Menurutnya, penyebab kebakaran hebat tersebut diduga akibat konsleting listrik, kemudian percikan apinya merembet ke material bangunan yang mudah terbakar, hingga akhirnya api langsung cepat membesar.

Baca Juga: Kebakaran Pabrik di Serang, Kerugian Rp 250 Juta

"Berdasarkan data awal dan keterangan saksi, penyebabnya akibat konsleting listrik di bagian rumah lantai dua," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait