Suling khas Jawa Barat memiliki enam lubang didalamnya, yang menimbulkan suara lebih tinggi dari seruling lain di Indonesia. Alat musik ini sangat popular, sehinga dapat dengan mudah ditemukan didalam rumah masyarakat Sunda.
5.Toleat
Toleat merupakan permainan anak gembala didaerah pantura (Pamanukan) Kabupaten Subang, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap perkembangan baik itu bentuk, maupun fungsi.
Terbentuknya toleat diilhami dari empet-empetan, yaitu alat music tiup yang dimainkan oleh anak gembala yang terbuat dari jerami padi yang dipanen (empet-empetan).
Baca Juga:Bulu Tangkis PON Papua: Emas Bergu Putra Direbut DKI, Beregu Putri Jadi Milik Jatim
Alat music yang dimainkan dengan cara ditiup tersebut dipercaya mengandung nilai social yang bermanfaat bagi kehidupan para pemainnya.
6. Celempung
![Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Celempung. [Wikipedia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/10/09/42824-alat-musik-tradisional-jawa-barat-celempung.jpg)
Celempung adalah alat music tradisional di beberapa daerah di Jawa Barat yang asal mula keberadaannya tidak diketahui.
Alat music ini terbuat dari bamboo, yang dimainkan dengan cara dipukul oleh alat bantu pemukul. Celempung dibuat dari bamboo dengan diameter sedang dan memiliki panjang 50-70 cm.
7.Jengglong
Baca Juga:Asal Usul Kebudayaan Jawa Barat, Makanan Khas, Bahasa Hingga Seni Tari
Alat music khas Jawa Barat lainnya adalah jengglong yang dimainkan dengan cara dipukul. Jengglong memiliki bentuk yang mirip dengan gong, hanya saja ukurannya sedikit lebih kecil. Jengglong berfungsi sebagai pembuat nada dasar dan kerangka lagu dalam seni gamelan.