alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Babak Baru Konflik Keraton Kasepuhan: Kini Ada Tiga Sultan

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:24 WIB

Babak Baru Konflik Keraton Kasepuhan: Kini Ada Tiga Sultan
Prosesi jumenengan (pelantikan) sultan ketiga Kasultanan Kasepuhan Cirebon yakni Pangeran Wisnu Lesmana Nugraha. {fajarsatu.com]

Mari kita mengadu data dan fakta perihal konflik perebutan kekuasaan di Keraton Kasepuhan, katanya.

SuaraJabar.id - Adanya dua Sultan di Kasultanan Kasepuhan Cirebon sempat mekmicu terjadinya bentrokan pada 25 Agustus 2021 lalu.

Bentrokan terjadi usai kegiayan pelantikan perangkat Kasultanan Kasepuhan Cirebon yang dilakukan oleh salah satu pihak yang menganggap dirinya sebagai Sultan yang sah.

Kekinian konflik di Keraton Kasepuhan Cirebon bertambah rumit. Pasalnya, ada prosesi jumenengan (pelantikan) sultan ketiga yakni Pangeran Wisnu Lesmana Nugraha. Ia pun mengklaim sebagai turunan Sultan Kasepuhan IV, Sultan Raja Amir Sena.

Pangeran Wisnu Lesmana mengaku, dirinya sebagai turunan Sultan Kasepuhan IV sebagai penerus Raja Kesultanan Kasepuhan Cirebon bergelar Sultan Raja Wikarta lll.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penganiayaan Muka Anak Ditempel Knalpot di Cirebon

Prosesi Jumenengan berlangsung dengan penyematan simbol kerajaan seperti Mahkota Kerajaan dan Keris Pusaka yang disematkan Ibunda Pangeran Wisnu Lesmana Nugraha bergelar Sultan Raja Wikarta lll.

Dalam sambutannya, Pangeran Wisnu mengajak semua pihak duduk bersama dan berjiwa ksatria kepada para sultan yang lebih dulu mengklaim sebagai penerus Raja Sultan Kasepuhan.

“Mari kita mengadu data dan fakta perihal konflik perebutan kekuasaan di Keraton Kasepuhan,” katanya.

Dengan dilantiknya Pangeran Wisnu Lesmana Nugraha menjadi sultan, kini Keroaton Kasepuhan memiliki tiga sultan yang sama-sama dilantik dan mengklaim sebagai turunan (trah) sah dari Sinuhun Sunan Gunung Jati.

Diawali Jumenengan Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin pada, Minggu (30/8/2020) menggantikan Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat yang meninggal dunia karena sakit.

Baca Juga: Borneo FC Vs PSM Makassar, Sultan Samma Minta Rekan-rekannya Bangkit

Kedua R. Rahardjo Djali yang juga mengangkat dirinya sebagai sultan Keraton Kasepuhan bergelar Sultan Aloedin II pada Rabu (18/8/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait