SuaraJabar.id - Berikut ini gurita bisnis Ustadz Khalid Basalamah. Ternyata Ustadz Khalid Basalamah bukan hanya sebagai penceramah, penghasilannya dia dapat dari banyak bisnis.
Bisnis Ustadz Khalid Basalamah mulai dari biro jodoh hingga jualan properti. Simak lengkapnya gurita bisnis Ustadz Khalid Basalamah.
Penceramah Khalid Basalamah ternyata memiliki cukup banyak bisnis yang berada di bawah naungan Gazwah Enterprise.
Ustadz Khalid Basalamah merupakan Chief Executive dari induk perusahaan mulai dari restoran hingga properti tersebut.
Baca Juga:Datangi Bareskrim Sore Ini, Sandy Tumiwa Polisikan Ustaz Khalid Basalamah Terkait Ceramah Wayang
Salah satunya yakni Ajwad Resto yang berada di kawasan Condet, Jakarta. Restoran disebut sebagai pusat dari gurita bisnis Khalid Basalamah.
Termasuk Ajwad Resto, Khalid Basalamah juga memiliki tujuh bisnis lain yang ia besarkan bersama sesama penceramah, Rachmat Parenrengi.
Lini bisnis Khalid Basalamah terdiri dari sektor media, pencetakan buku, biro jodoh, perjalanan haji dan umroh, filantropi, properti hingga event organizer. Dua usaha yang berjalan di lini media dan relasi, Khalid Basalamah memiliki Gazwah TV dan KHB Digital Studio.
Dua usaha ini jadi garda terdepan yang memproduksi video berisi kajian pendek, kajian panjang, dakwah digital, sinema pendek, ceramah siaran langsung yang dikelola oleh para karyawan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui laman KHB Official, Khalid Basalamah memperkerjakan sedikitnya 111 orang karyawan.
Baca Juga:Respon Soal Wayang Haram, Muhammadiyah: Sejarah Buktikan Wayang Jadi Media Dakwah Efektif
Tidak hanya media, ia juga memiliki usaha biro jodoh dan wedding organizer, bernama Mawaddah Indonesia. Selain itu, ia juga mendirikan penyalur hewan qurban yang dinamai Adha Farm.
Selanjutnya, di lini perjalanan haji dan umrah, Khalid Basalamah memiliki Uhud Tour yang merupakan merek dagang dari PT Zahra Oto Mandiri.
Paling baru, Khalid Basalamah dikabarkan akan membangun bisnis properti yang dinamai KHB Properti.
Belakangan, nama Ustadz Khalid Basalamah semakin banyak diperbincangkan gegara ucapannya yang menyebut wayang sebaiknya dihilangkan karena tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Ucapannya itu disampaikan melalui sebuah video ceramah itu lantas langsung memantik beragam komentar dari berbagai kalangan.
Ustadz Khalid Basalamah memancing kontroversi saat menjawa pertanyaan jamaahnya yang menanyakan bagaimana hukum wayang dan dalang menurut dia.
“Tentu saja saya sudah pernah bilang ke teman-teman sekalian, tanpa mengurangi hormat terhadap tradisi dan budaya, kita harus tahu, bahwa kita Muslim dan dipandu agama. Harusnya Islam dijadikan tradisi dan budaya. Jangan budaya di-Islamkan, susah. Meng-Islamkan budaya ini repot, karena budaya banyak sekali,” jawab Khalid.
Menurut dia, wayang adalah tradisi peninggalan nenek moyang bangsa yang bukan berarti permainan tersebut harus dimainkan.
“Kalau memang ini (wayang) peninggalan nenek moyang kita, mungkin kita bisa kenang dulu oh ini tradisi orang dulu seperti ini, tapi kan bukan berarti itu harus dilakukan sementara dalam Islam dilarang. Harusnya kita tinggalkan,” tuturnya.
Ustadz Khlaid Basalamah lantas merespon pertanyaan mengenai tobat dalang pewayangan. Menurutnya, jika dalang masih menyimpan wayang di rumahnya, maka sebaiknya dimusnahkan saja.
“Kalau masalah taubat, ya taubat nasuha, dan kalau dia punya (wayang) lebih baik dimusnahkan, dalam arti kata dihilangkan,” pungkasnya.
Demikian pembahasan tentang gurita bisnis Ustadz Khalid Basalamah.