facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Balita 2 Tahun Patah Tulang karena Terjatuh saat main Trampolin, Orang Tua Minta Pemilik Wahana Tanggung Jawab

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 06 Agustus 2022 | 14:43 WIB

Balita 2 Tahun Patah Tulang karena Terjatuh saat main Trampolin, Orang Tua Minta Pemilik Wahana Tanggung Jawab
Tangan seorang anak mengalami patah tulang setelah terjatuh saat bermain trampolin di salah satu kawasan wisata di Kota Bandung, Selasa, 2 Agustus 2022. [Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra]

Sang anak terjatuh dari wahana trampolin yang memiliki ketinggian 1,2 meter dari tanah.

SuaraJabar.id - Seorang warga bernama Shella Agustiani mengaku anaknya yang masih balita berusia dua tahun mengalami kecelakaan yakni terjatuh dari wahana trampolin yang ada di salah satu kawasan wisata, Selasa (2/8/2022) kemarin.

Akibat insiden tersebut, anaknya mengalami patah tulang. Menurutnya, sang anak terjatuh ke lubang yang seharusnya menjadi jalan atau pijakan pengguna wahana berpindah tempat.

Ia memaparkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Dia bersama kedua anaknya yang berusia 5 dan 2 tahun memasuki wahana setelah membayar tiket Rp 20.000 untuk 20 menit yang selanjutnya memasuki wahana trampolin.

Sekira 10 menit kemudian, kata dia, salah seorang putrinya yang berusia 2 tahun mendadak hilang dari pandangan setelah sebelumnya tampak ceria melompat di wahana trampolin tersebut. Sempat kebingungan anaknya hilang dari pandangan, dia sempat panik bahwa anaknya diculik.

Baca Juga: Nekat Tiduran di Tengah Jalan, Pria Asal Bandung Nyaris Tergilas Truk di Tasikmalaya

"Tapi nggak lama dari situ saya dengar suara anak saya nangis sambil manggil saya. Reflek saya mencari keberadaannya di sekitar lokasi sambil meminta bantuan petugas yang berjaga di wahana," ujar Shella, Jumat (6/8/2022).

Ternyata, sang anak terjatuh dari wahana trampolin yang memiliki ketinggian 1,2 meter dari tanah. Hal tersebut, kata dia, diketahui setelah seorang bapak-bapak yang berada di lokasi melihat sang anak tersungkur di tanah setelah terjatuh dari wahana trampolin.

"Anak saya langsung ditarik sama bapak tersebut dan saya langsung amankan. Saya sempat bertanya sama anak jatuh di mana namun anak gak mau bilang," ujarnya.

Sesaat setelah sang anak ditemukan, dikatakan Shella, sang petugas justru sibuk menutupi sebuah lubang yang dijadikan jalan untuk berpindah dari trampolin satu ke yang lainnya.

Adapun posisi wahana tersebut memiliki 6 trampolin. Untuk memasuki wahana tersebut, pengunjung harus menaiki 4 anak tangga yang selanjutnya terdapat jalan di bagian tengah untuk mengakses 6 trampolin yang terbagi menjadi 3 di sisi kiri dan 3 di sisi kanan.

Baca Juga: Sudah 10 Tahun Jadi Honorer Kesehatan dan Kini Terancam Nganggur pada 2023, Deni Ngaku Ketakutan

"Petugas yang berjaga bukannya membantu, justru malah sibuk menutupi lubang tersebut. Saya di situ langsung diarahkan untuk menemui salah satu penanggung jawab di lokasi," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait