Enam Korban Meninggal Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi Belum Teridentifikasi

Korban meninggal yang berhasil diidentifikasi bernama Yana Mulyana dan Budiman yang merupakan warga Sukabumi.

Syaiful Rachman
Rabu, 05 Februari 2025 | 11:50 WIB
Enam Korban Meninggal Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi Belum Teridentifikasi
IGD RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor. (ANTARA/Fadzar Ilham Pangestu)

SuaraJabar.id - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi dr Fusia Meidiawaty menyebutkan sebanyak enam korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi 2, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, hingga kini belum teridentifikasi, lantaran tidak memiliki identitas diri.

"Semua korban ada di kamar jenazah instalasi forensik, dua sudah teridentifikasi yang enam sedang proses identifikasi oleh pihak kepolisian," ujarnya di RSUD Ciawi Kabupaten Bogor, Rabu (5/2/2025).

Sedangkan korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi dua pria dewasa bernama Yana Mulyana dan Budiman yang merupakan warga Sukabumi.

Dirut RSUD Ciawi Fusia Meidiawaty (Egi/Suarabogor)
Dirut RSUD Ciawi Fusia Meidiawaty (Egi/Suarabogor)

Kemudian, dari sebanyak 11 korban selamat, tiga diantaranya luka berat, enam luka sedang, serta dua luka ringan.

Baca Juga:Kronologi Sementara Kecelakaan Maut Gerbang Tol Ciawi, Berawal dari Truk Alami Rem Blong

"Dua korban luka ringan langsung di pulangkan. Dari enam korban luka sedang, tiga korban setelah dilakukan perawatan sudah diperbolehkan pulang. Saat ini yang sedang kita rawat ada tiga korban luka berat dan tiga luka sedang," papar dr Fusia dilansir ANTARA.

RSUD Ciawi Kabupaten Bogor juga membuka layanan pusat panggilan di nomor 081111113622 untuk memfasilitasi masyarakat mencari anggota keluarganya yang menjadi korban kecelakaan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Eko Prasetyo menjelaskan, peristiwa kecelakaan di ruas jalan Tol Bogor Jakarta tepatnya di Gate Tol Ciawi 2 terjadi pada Selasa sekitar pukul 23.30 WIB.

Kecelakaan maut yang menghancurkan bangunan gerbang tol itu juga melibatkan sebanyak enam unit kendaraan, tiga diantaranya rusak terbakar dan tiga lainnya mengalami kerusakan.

Saat itu truk dengan muatan galon melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta, kemudian mengalami rem blong tepat di gerbang tol.

Baca Juga:Gerbang Tol Ciawi Kembali Dibuka, Sopir Truk yang Alami Rem Blong Belum Sadarkan Diri

"Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem (rem blong) sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi (pembayaran e-tol) tiga kendaraan hancur terbakar, tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan," ujar Kombes Pol. Eko.

Berikut sebelas korban luka-luka:

1. Bendi Wijaya
NIK : 320225060394001
Alamat : Kp. Bangkong Reong RT 4/07 Benda cicurug (luka berat)
TTL : Sukabumi 06 03 19 (pengemudi Kendaraan Truck Tronton No. Pol : B-9235-PYW)

2. Dani Nursamsu petugas jasa marga (luka ringan)
Laki-laki 45 tahun

3. Ari Nurharom petugas jasa marga (luka ringan)
Laki-laki 30 tahun

4. Sukanta Petugas Jasa Marga
Laki-laki 54 tahun (luka berat)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak