- Yayasan Harapan Amal Mulia menyalurkan bantuan kepada 139.089 penerima manfaat sepanjang tahun 2025.
- Lembaga tersebut membangun 14 masjid baru dan fokus pada wilayah 3T serta mendukung Palestina.
- Amal Mulia meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian untuk laporan keuangan periode 2023–2024.
SuaraJabar.id - Yayasan Harapan Amal Mulia kembali menunjukkan konsistensinya dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Lembaga filantropi Islam ini mencatat telah menyalurkan bantuan kepada 139.089 penerima manfaat di dalam dan luar negeri sepanjang tahun 2025.
Direktur Yayasan Harapan Amal Mulia, Agis Muhsin, mengatakan ratusan program yang dijalankan menyasar berbagai isu strategis, mulai dari kebencanaan, kemiskinan ekstrem, hingga pembangunan sarana ibadah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pelosok.
“Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025 Amal Mulia telah mencatatkan kontribusi signifikan melalui ratusan aksi kemanusiaan yang menyasar isu-isu strategis nasional. Mulai dari kebencanaan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, hingga penguatan sarana ibadah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pelosok,” ujar Agis, Senin (26/1/2026).
Tak hanya di dalam negeri, lembaga yang lebih dikenal dengan nama Amal Mulia ini juga aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan ke luar negeri, termasuk Palestina dan Sudan. Seluruh program dijalankan berdasarkan empat pilar utama, yakni Amal Syiar Islam, Harapan Anak Indonesia, Harapan Kemandirian Insani, dan Amal Mulia Peduli.
Baca Juga:Kasih Palestina Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera dan Korban Perang Gaza
Bangun 14 Masjid, Fokus Wilayah 3T
Melalui Pilar Amal Syiar Islam, Amal Mulia membangun 14 masjid baru dari nol, merenovasi ringan 7 masjid, serta membangun 10 fasilitas air bersih di berbagai daerah.
Sebagian besar pembangunan dilakukan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas.
“Amal Mulia memandang masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi pusat kehidupan umat yang berperan dalam penguatan spiritual, sosial, dan pendidikan,” kata Agis.
Masjid-masjid tersebut tersebar di Nusa Tenggara Timur, Jambi, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Riau, hingga Aceh. Selain itu, Amal Mulia juga membangun masjid darurat di Gaza, Palestina, pascagencatan senjata.
Baca Juga:Program BRI Peduli Komitmen Salurkan Bantuan ke Lebih dari 40 Lokasi Bencana
Dukung Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
Dalam mendukung program nasional penanggulangan kemiskinan ekstrem, Amal Mulia menjalankan tiga strategi utama, yakni peningkatan pendapatan melalui pemberdayaan ekonomi dan wakaf produktif, pengurangan beban pengeluaran lewat bantuan pangan dan kesehatan, serta penghapusan kantong kemiskinan di wilayah rentan.
Salah satu programnya adalah Gerakan Dapur Mulia yang menyalurkan 950 kilogram beras dan 3.761 porsi makanan siap saji bagi masyarakat dhuafa.
Amal Mulia juga terlibat aktif dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, dapur umum, makanan siap saji, hygiene kit, posko trauma healing, hingga fasilitas ibadah darurat.
Konsisten Bantu Palestina
Sejak eskalasi konflik pada 7 Oktober 2023, Amal Mulia tercatat telah melaksanakan 38 tahap penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina secara berkelanjutan.