SuaraJabar.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat kuota haji Cianjur tahun 2025 sebanyak 1.306 orang calon jamaah yang didominasi kalangan berusia 56 tahun ke atas sebanyak 606 orang.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Cianjur, Rian Fauzi, di Cianjur, Jumat (31/1/2025), mengatakan kuota haji asal Cianjur sudah keluar berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1196 Tahun 2024 tentang Kuota Haji Reguler Tahun 1446 H/2025 M.
"Untuk kuota berdasarkan surat estimasi, kuota nomor urut kursi 1.306 prioritas lansia pada tahun 2025, berdasarkan surat Dirjen PHU tentang verifikasi estimasi haji 2025," katanya.
Sedangkan golongan usia 18 sampai 35 tahun tercatat sebanyak 106 calon jamaah, usia 36 sampai 45 tahun sebanyak 216 jamaah, usia 46 sampai 55 tahun sebanyak 377 jamaah, dan di atas 56 tahun sebanyak 606 jamaah.
Seiring keluarnya kuota haji untuk Cianjur, ungkap dia, pihaknya sudah melakukan berbagai tahapan mulai dari tahapan pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Cianjur, dan bimbingan bagi calon jamaah haji.
"Kami bekerja sama dengan Dinkes Cianjur untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen keberangkatan dengan Kantor Imigrasi Cianjur, selanjutnya agenda persiapan pelunasan bagi calon jamaah haji yang berangkat tahun ini," katanya.
Bahkan pihaknya sudah meminta calon haji yang akan berangkat mulai melakukan pemeriksaan kesehatan di sejumlah rumah sakit yang sudah ditunjuk Dinkes Cianjur, sehingga para calon jamaah haji tinggal menunggu surat dokumen keberangkatan keluar.
Sedangkan terkait pelunasan biaya haji tahun ini, tambah dia, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 sesuai dengan keputusan Kementerian Agama dan pemerintah pusat sebesar Rp55,4 juta.
"Sejak beberapa hari lalu sebagian besar sudah mulai melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih)," katanya.
Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Perkebunan Teh Cianjur
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tujuh ABK Indonesia Terlantar di Perairan Fiji, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower