SuaraJabar.id - Sejumlah fakta dalam kasus dugaan korupsi dana hibah NPCI Jabar terus terungkap dalam persidangan.
Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Kevin Fabiano, Wa Ode Nur Zainab usai mendampingi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bandung Kelas IA Khusus, Kamis (15/5/2025).
Keterangan Saksi Ari Purwanto selaku Wakil Bendahara NPCI Jabar menjelaskan jika Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang diselama ini dituduhkan ke Kevin Fabiani tak terbukti.
Wa Ode memaparkan, Ari dalam kesaksiannya menyebut jika LPJ tersebut dibuat oleh Seni Aprilianty selaku Ketua Bidang Pertandingan Peparda Jabar.
"Jadi fakta hukumnya jelas bahwa LPJ Peparda Jabar tahun 2022 bukan dibuat oleh Kevin," kata Wa Ode, Jumat (16/5/2025).
Fakta tersebut, lanjut dia, semakin memperkuat jika dakwaan yang diberikan kepada kliennya terkait pembauatan LPJ palsu terbantahkah.
Hal yang sama sebelumnya disampaikan dua saksi Rifky Akbar Permana dan Rifki Ahmad Soleh.
"Saksi-saksi juga tidak pernah melihat Kevin mengurusi laporan pertanggungjawaban," ucap dia.
Selain itu, kata dia, tidak ada kerugian negara dalam penggunaan dana hibah NPCI dari Pemprov Jabar. Sesuai asil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tak Akan Halangi Penyidikan KPK pada BJB
Mantan anggota Komisi III DPR RI itu menyampaikan, pengembalian sisa anggaran NPCI ke kas negara, bukti kuat bahwa tuduhan terhadap kliennya mengandung unsur rekayasa hukum.
"Audit BPK menyebut tidak ada kerugian negara. Tapi justru muncul kriminalisasi terhadap para terdakwa," kata Wa Ode.
"Persidangan hari ini yang menghadirkan saksi, semakin terkuat fakta hukum yang sesungguhnya, bahwa Kevin tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkan," imbuh perempuan berparas ayu itu.
Sebelumnya, keterangan dua saksi masing-masing Meysa Alfhat selalu Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) cabor atletik tahun 2022 dan Nadila Puspita, selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) Bidang Pertandingan tahun 2022.
Kejanggalan pertama muncul saat Nadila Puspita mencairkan dana sebesar Rp 359 juta untuk cabor atletik dalam Peparda Jabar 2022.
Dana tersebut tidak ditransfer ke rekening cabor, melainkan ke rekening pribadi Meysa Alfhat. Wa Ode memaparkan, Nadila dalam persidangan mengungkapkan jika dana itu ditransfer ke rekening Meysa karena belum ada rekening khusus yang dimiliki cabor atletik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain