- Pihak kontraktor dan subkontraktor di Kabupaten Sukabumi mencapai kesepakatan pelunasan pembayaran proyek pembangunan Gedung MUI pada 16 April 2026.
- Subkontraktor akan membuka segel gedung pada 14 April 2026 setelah tercapai kesepakatan penyelesaian masalah pembayaran dengan kontraktor utama.
- Panitia pembangunan menegaskan proyek gedung masih berjalan dan kondisi keuangan tetap aman meski terjadi kendala administrasi teknis.
“Jika kontraktor tidak bisa menyelesaikan tepat waktu, owner berhak memutus kontrak, dan itu sudah dilaksanakan,” jelasnya.
Endang menyebut, sebelum pemutusan kontrak, progres pekerjaan sempat mencapai 89 persen. Dari capaian tersebut, masih terdapat hak kontraktor sekitar 13 persen yang belum dibayarkan.
Ia menegaskan bahwa sistem pembayaran proyek bersifat kontraktual, yakni pekerjaan dilakukan terlebih dahulu sebelum dilakukan pembayaran sesuai progres.
“Keuangan masih aman di pihak owner. Sistemnya kerja dulu, opname, baru bayar,” ujarnya.
Endang juga menilai penyegelan yang terjadi sebelumnya disebabkan oleh miskomunikasi antara subkontraktor dan kontraktor utama.
“Alhamdulillah, tadi dalam rapat sudah diselesaikan. Ini lebih kepada miskomunikasi,” katanya.
Perwakilan MUI Kabupaten Sukabumi, Asep, turut menegaskan bahwa lembaganya tidak terlibat langsung dalam urusan teknis maupun hubungan kerja antara kontraktor dan subkontraktor.
Ia menyebut MUI hanya sebagai penerima manfaat dari pembangunan yang bersumber dari hibah pemerintah.
“Kerja sama dengan subkon itu di luar kewenangan MUI. Kami juga baru mengetahui penyegelan dari media sosial,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
Asep juga meminta agar informasi yang berkembang di masyarakat diluruskan, khususnya terkait anggapan proyek mangkrak.
“Pembangunan masih berjalan dan secara administrasi belum selesai, jadi tidak bisa disebut mangkrak,” katanya.
Berita Terkait
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas
-
Tabrakan Maut Dua Motor di Pantai Ujunggenteng Sukabumi, Agus Gunawan Tutup Usia
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat