Ruko di Cibadak Ambruk Satu Pekerja Bangunan Tewas, Satu Lainnya Hilang

Chandra Iswinarno
Ruko di Cibadak Ambruk Satu Pekerja Bangunan Tewas, Satu Lainnya Hilang
Ruko di tebing sungai Citatih Leuwi Goong, Kampung Bojong Sentra, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang ambruk bagian kanopi belakang lantai empat, Minggu (26/05/2019). [Sukabumi Update/Istimewa]

Polsek Cibadak hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik bangunan dan pemborong.

Suara.com - Tiga pekerja bangunan menjadi korban saat rumah toko (ruko) di Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ambruk. Dari tiga pekerja tersebut, satu di antaranya tewas dan satu pekerja lainnya hilang terbawa arus Sungai Cimahi.

Identitas pekerja yang hilang diketahui bernama Sobirin yang saat ini sedang dilakukan pencarian oleh Tim SAR setempat. Sedangan Bisri diketahui meninggal di lokasi dan Karim warga Cangkrang Desa Cikarawang Kecamatan Darmaga Kabupaten Bogor alami luka-luka.

Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik bangunan dan pemborong.

"Pemilik dan pemborong bangunan saat ini sedang kami mintai keterangan, terkait dengan peristiwa tersebut," kata Kapolsek Cibadak Kompol Suhardimana kepada sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Minggu (26/5/2019).

Langkah tersebut dilakukan menyusul peristiwa tiga orang kuli bangunan yang terjatuh dari ruko bagian dak atau kanopi lantai empat ke Sungai Cimahi.

"Pagi tadi sekitar Pukul 08.30 WIB kami mendapatkan laporan bahwa adanya tiga kuli bangunan yang mengalami kecelakaan terjatuh dari lantai empat ke sungai," ujarnya.

Setelah mendapat laporan, kepolisian beserta BPBD dan Muspika langsung mendatangi lokasi. Saat tiba dilokasi, ternyata benar ada tiga kuli bangunan yang mengalami kecelakaan kerja.

"Kami, BPBD, Muspika, TNI dan Tim SAR Gabungan dengan dibantu masyarakat melakukan evakuasi korban. Satu korban dinyatakan meninggal, satu lagi mengalami luka, dan satu lagi belum," bebernya.

Masih kata Suhardiman, ketiga pekerja ini sedang mengerjakan bangunan ruko, dan posisi ruko itu ada di bantaran kali. Diduga karena kontruksinya tidak begitu kokoh, sehingga menyebabkan ambruk.

"Ketinggian jurang diperkirakan sekitar 50 meter. Menurut keterangan pemiliknya, bangunan ini sudah memiliki IMB," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS