Satu Pesantren di Sukabumi Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Bangun Santoso
Satu Pesantren di Sukabumi Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang
Sebagai ilustrasi: Suasana rumah warga yang terdampak angin puting beliung di Desa Randegan, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (14/2). [ANTARA FOTO/Umarul Faruq]

Sementara enam rumah warga lainnya juga dilaporkan rusak saat hujan dan angin kencang terjadi di Kecamatan Cidahu, Sukabumi

SuaraJabar.id - Sedikitnya tujuh unit bangunan di Kampung Bojongpari, Desa Pondokaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat rusak akibat diterjang hujan disertai angin kencang atau angin puting beliung pada Senin petang (25/11/2019).

Satu rumah warga rusak berat akibat tertimpa pohon palanding (petai cina) besar yang roboh diterjang angin kencang, sementara bangunan lainnya rusak ringan.

Kepala Seksi Trantip Kecamatan Cidahu, Sobandi melaporkan bencana alam ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Angin kencang datang bersama hujan deras membuat enam bangunan rusak ringan, satu di antaranya pesantren.

"Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ujar Kasi Trantib Kecamatan Cidahu, Sobandi, dilansir Sukabumiupdate.com (jaringan Suara.com), Senin malam.

Rumah yang rusak berat milik keluarga Heni, bagian atap dan tembok ruang depan jebol akibat tertimpa pohon palanding besar yang roboh. Saat kejadian Heni dan keduanya anaknya sedang berada di rumah, namun berhasil selamat dan tidak mengalami luka.

"Saat kejadian pemilik rumah mendengar suara gesekan kayu, ternyata gesekan itu dari pohon palanding di samping rumahnya tumbang dan menimpa ruangan tamu," lanjut Sobandi.

Saat ini petugas sudah mengevakuasi batang pohon besar yang menimpa rumah Heni.
"Untuk sementara masih bisa dihuni karena yang rusak hanya bagian depan rumahnya saja, ruang tamu," kata Sobandi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS