Karawang Masih Jadi Zona Merah Meski Sudah Nol Pasien Covid-19

"Kabar Karawang sudah keluar dari zona merah itu tidak benar. Karena pusat ataupun provinsi masih menetapkan Karawang zona merah."

Agung Sandy Lesmana
Senin, 25 Mei 2020 | 11:19 WIB
Karawang Masih Jadi Zona Merah Meski Sudah Nol Pasien Covid-19
Ilustrasi pasien Covid-19. [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

SuaraJabar.id - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana menyampaikan seluruh pasien positif Covid-19 yang berjumlah 20 orang di Karawang telah dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah 100 persen kesembuhan," kata Fitra seperti dilaporkan Ayobandung.com, kemarin.

Meski telah nol pasien positif Covid-19, Fitra menegaskan Karawang masih termasuk pada kategori wilayah zona merah penyebaran virus Corona. Hal itu karena laju penambahan reaktif rapid test, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) terus bertambah setiap harinya.

Tak hanya itu, kata dia, adanya kasus meninggal dunia dari pasien yang reaktif, PDP ataupun ODP juga masih terjadi.

Baca Juga:Murka karena Sering Diolok-olok, Tetangga Dibunuh saat Malam Takbiran

"Kabar Karawang sudah keluar dari zona merah itu tidak benar. Karena pusat ataupun provinsi masih menetapkan Karawang zona merah," kata dia. 

Ia meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan patuh menjalani protokol kesehatan, meski di Kabupaten Karawang sudah 100 persen kesembuhan Covid-19. Ini guna tetap mencegah penyebaran virus.

Menurutnya, ada 8 indikator penilaian penetapan zona dan keberhasilan dari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kedelapan indikator itu adalag Iaju ODP, PDP, kesembuhan, kematian, transmisi, pergerakan, reproduksi (penularan dari satu orang ke orang Iain) dan terakhir geografi.

Ia memaparkan untuk data orang reaktif rapid test, total ada 245 orang yang mana masih dalam observasi atau isolasi 30 orang. Sudah dinyatakan sembuh 193 orang dan meninggal dunia 22 orang.

"Pasien reaktif kami lakukan uji swab. Dan hasilnya negatif. Kami uji dua kali," ujarnya.

Baca Juga:Kades Dikeroyok karena Larang Salat Ied, 19 Jemaah Masjid Jadi Tersangka

Sementara itu, Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah total 343 orang. Masih dalam pengawasan atau dirawat 36 orang. Dinyatakan sembuh 282 orang dan meninggal dunia 25 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah total 4.778 orang. Masih dalam pemantauan 1.028 orang, selesai pemantauan 3.747 orang dan meninggal dunia 3 orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak