"Saya pegang tangan pelaku yang mau nembak teman saya. Namun, pelaku lain menembakan senjatanya tepat ke arah wajah saya. Jaraknya kurang dari 5 cm dari wajah saya. Tembakan terdengar 3 kali dan pelaku juga menembak bagian punggung dan kaki saya," jelas Yovan.
Andri (19), seorang saksi menuturkan, kejadian bermula tepat di persimpangan menuju Jalan Teuku Umar.
Saat itu, pengendara motor Kawasaki Ninja berwarna kuning ditendang jatuh oleh dua orang yang berboncengan menggunakan motor matic besar.
"Setelah itu, sempat terjadi perkelahian. Ada empat orang yang terlibat perkelahian," ujar Andri.
Baca Juga:Coba Kelabui Penyidik, Pembunuh Bos Pelayaran Sempat Pura-pura Kesurupan
Tak lama kemudian, dua orang yang berboncengan memakai motor matic besar menodongkan senjata.
Menurut kesaksian Andri, senjata itu terlihat pendek seperti pistol, berwarna hitam. Andri tak mengetahui persis senjata yang dilihatnya.
"Dua orang terlihat membawa senjata pendek kayak beceng. Lalu ditembakan, meletusnya tapi itu terdengar seperti tidak ada peluru, seperti suara angin," tuturnya.
"Saya saat kejadian sedang nongkrong di tempat susu murni. Saya dan orang yang ada di lokasi itu panik ketika mendengar letusan senjata itu. Saya tidak tahu masalahnya apa," jelas Andri.
Baca Juga:Rencanakan Tembak Bos Pelayaran, Tersangka NL Kesurupan Arwah Ayah