Masuk Zona Merah, Pemkab Bandung Pertimbangkan KBM Tatap Muka di Sekolah

Kemungkinan digelarnya kembali KBM tatap muka itu berdasarkan aspirasi dari masyarakat karena ada sejumlah pelajar yang kesulitan belajar secara virtual atau sekolah daring.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 19 November 2020 | 07:30 WIB
Masuk Zona Merah, Pemkab Bandung Pertimbangkan KBM Tatap Muka di Sekolah
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar dengan metode tatap muka di sekolah di masa pandemi Covid-19.  [Suara.com/Usman Hadi]

SuaraJabar.id - Kabupaten Bandung baru saja masuk ke dalam zona merah level kewaspadaan Covid-19. Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung membuka kemungkinan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung membuka kemungkinan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah, meski saat ini wilayah tersebut masuk ke dalam zona merah level kewaspadaan Covid-19.

Bupati Bandung Dadang Naser mengatakan kemungkinan digelarnya kembali KBM tatap muka itu berdasarkan aspirasi dari masyarakat karena ada sejumlah pelajar yang kesulitan belajar secara virtual atau sekolah daring.

"Terutama mereka yang tidak bisa virtual, karena sinyalnya. Karena memang di kondisi AKB (adaptasi kebiasaan baru) ini, sekolah masih tutup," kata Dadang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020).

Meski begitu, menurutnya, sekolah harus betul-betul siap menerapkan protokol kesehatan apabila ingin menggelar KBM tatap muka. Lalu, kegiatan tersebut harus dibatasi ketat dengan kehadiran 10 hingga 20 persen siswa.

Menurutnya, hal itu juga sedang menjadi pembahasan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, termasuk syarat-syarat protokol kesehatan yang harus diterapkan serta jadwal pembukaannya.

"Termasuk SMA, SMK sedang disiapkan. Nanti ada tes dulu, sekolah mana yang betul-betul siap dengan protokol kesehatannya," kata Dadang.

Saat ini Kabupaten Bandung masuk ke dalam zona merah penularan Covid-19 bersama enam daerah lainnya di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bekasi, dan Kota Cimahi.

Perubahan level kewaspadaan itu, disebabkan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung, seperti adanya klaster pondok pesantren, dan klaster keluarga. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak