alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belasan Ribu Pelaku Industri Pariwata Jabar akan Disuntik Vaksin Covid-19

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 09 Maret 2021 | 11:58 WIB

Belasan Ribu Pelaku Industri Pariwata Jabar akan Disuntik Vaksin Covid-19
ILUSTRASI. Objek Wisata Kota Mini di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. [Suara.com/ Ferrye Bangkit Bangun]

Pemberian vaksin Covid-19 pada pelaku industri wisata dilakukan untuk memperkuat rasa aman dan nyaman calon wisatawan yang akan berkunjung ke Jabar.

SuaraJabar.id - Belasan ribu pelaku industri pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif (ekraf) di Jawa Barat disiapkan untuk menjadi penerima suntikan vaksin Covid-19.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik. Menurutnya, perluasan target vaksinasi ini ditujukan untuk memperkuat rasa aman dan nyaman calon wisatawan yang akan berkunjung ke Jabar.

"Kebijakan ini penting dalam upaya perbaikan ekonomi sekaligus menguatkan kepercayaan dan kenyamanan wisatawan yang ingin datang ke Jabar," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, di Bandung, Selasa (9/3/2021).

Dia mengatakan sektor pariwisata menjadi salah satu industri yang terdampak pandemi Covid-19 dan pada 2020 jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Barat menurun drastis.

Baca Juga: Senam dan Ziarah Jadi Klaster Baru Covid-19, Ini Pesan Ridwan Kamil

Dampaknya, kata dia, jumlah tenaga kerja sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jawa Barat dirumahkan dan data per Agustus 2020 ada 67.234 orang yang terdampak.

Menurut dia, kebijakan program vaksinasi yang saat ini menjadi fokus pemerintah bisa menangani dan mengurangi dampak pandemi Covid-19.

Disparbud Jabar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat dan berbagai pihak melakukan pendataan penerima vaksin Covid-19 bagi pelaku dan industri di sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekraf.

"Hingga dengan 5 Maret 2021, jumlah data penerima sasaran target vaksin petugas pariwisata, pegiat atau tokoh kebudayaan dan pekerja ekraf adalah sebanyak 18.353 orang," katanya.

Ia menuturkan dari jumlah tersebut komposisi terbesar berada di industri pariwisata sektor hotel dan restoran, diikuti pekerja di destinasi wisata, pekerja industri kreatif serta seniman atau pegiat kebudayaan.

Baca Juga: 16 Gardu Listrik di Karawang Kembali Terendam Banjir

"Tentunya kami berharap bahwa program vaksinasi ini bisa berjalan baik. Khusus untuk para sasaran di industri pariwisata, ini sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait