alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Buronan Pembobol Rp 120 Miliar Ditangkap saat Dirawat di RS karena COVID-19

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 14 Juli 2021 | 18:28 WIB

Buronan Pembobol Rp 120 Miliar Ditangkap saat Dirawat di RS karena COVID-19
Ilustrasi uang. (pixabay.com/EmAji)

Pelaku juga pernah dilaporkan seseorang yang mengaku menjadi korban penipuan dengan kerugian Rp 15 miliar.

SuaraJabar.id - YT (54) ditangkap di sebuah rumah sakit di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur usai menyandang status buron selama 15 tahun. YT merupakan buronan kasus kasus korupsi pembobol Bank Mandiri cabang Mampang Prapatan Jakarta dengan kerugian negara Rp 120 miliar.

Saat diamankan, YT tengah menjalani perawatan akibat terkonfirmasi positif COVID-19. Usai ditangkap, Kepolisian Daerah atau Polda Jawa Barat akan mengusut kasus YT.

"Yang ekspose itu kejaksaan. Polda jabar cuma bantu saja," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkimum) Polda Jabar Kombes CH Patoppoi saat dikonfirmasi, Rabu (14/7/2021).

Walau Polda Jabar membantu proses penangkapan, kata Patoppoi, setelah dilakukan penyelidikan ternyata YT terlibat dalam kasus penipuan yang dilaporkan oleh seseorang kepada Polda Jabar pada Juli 2020.

Baca Juga: Begini Suasana di Kawasan BKT saat PPKM Darurat

"Setelah dieksekusi oleh jaksa, dan tersangka sudah sehat dan telah dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), penyidik Polda akan memeriksa tersangka untuk kasus penipuan," katanya.

Untuk kasus penipuan yang dilakukan oleh YT, Patoppoi menyebut nantinya YT akan dikenakan Pasal 378 KUHP.

"Akan dijerat Pasal 378 KHUP dengan modus menawarkan bisnis kerja sama tapi fiktif, ia juga memalsukan KTP," katanya.

Dalam laporan yang diterima oleh Patoppoi, korban atas kasus penipuan tersebut mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

"Korban mengalami kerugian mencapai Rp 13 miliar," ucapnya.

Baca Juga: Terminal Pulogebang Gelar Vaksinasi Covid-19 Pada 17-18 Juli Mendatang

Sebelumnya, YT yang merupakan buron 15 tahun ditangkap di rumah sakit di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, lantaran diduga terpapar COVID-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait