alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hengky Kurniawan Akan Minta Diskresi Khusus Pembukaan Objek Wisata Bandung Barat

Muhammad Yunus Sabtu, 11 September 2021 | 12:39 WIB

Hengky Kurniawan Akan Minta Diskresi Khusus Pembukaan Objek Wisata Bandung Barat
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan [SuaraJabar.id / Ferry Bangkit]

Untuk membuka semua objek wisata di Bandung Barat

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bakal meminta diskresi khusus ke pemerintah pusat. Untuk membuka semua objek wisata. Saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3.

Hal tersebut untuk menghindari kecemburuan dari pengelola objek wisata lain. Sebab saat ini hanya The Lodge Maribaya yang diizinkan dibuka. Dalam rangka uji coba selama penerapan PPKM Level 3 di Pulau Jawa.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Menteri, kita minta diskresi pemerintah daerah. Mudah-mudahan meski di level 3, kita bisa membuka (objek wisata) yang lain," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat dihubungi, Sabtu (11/9/2021).

Permintaan untuk mengambil keputusan pembukaan objek wisata itu akan disampaikan Pemkab Bandung Barat melalui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Agar nantinya bisa disampaikan juga ke pemerintah pusat.

Baca Juga: Kesaksian Warga soal Deklarasi FPI di Bandung Barat: Ada yang dari Banten

"Kalau level 3 kan memang di Inmendagrinya gak boleh, nah inilah yang nanti kita akan coba diskusikan. Mudah-mudahan ada jalan keluarnya," sebut Hengky.

Jika diskresi turun, kata Hengky, pihaknya akan membuka objek wisata di Bandung Barat. Jika semua objek wisata di Bandung Barat dibuka, pihaknya akan menjamin keamanannya. Karena pihaknya sudah berkaca saat objek wisata dibuka pada libur lebaran.

"Waktu libur lebaran juga kita buka, Alhamdulillah aman. Saya rasa sepakat dari pada ada kecemburuan, kita berani lah untuk dibuka," ujarnya.

Untuk menahan euforia masyarakat setelah objek wisata dibuka, pihaknya juga akan bekerjasama dengan semua pihak seperti penyekatan kendaraan yang dilakukan oleh polisi.

"Kemudian, apakah nanti kebijakannya harus swab dulu, wajib bawa surat vaksin. Nah kita bisa atur supaya tidak membludak. Jadi, kita antisipasi supaya tempat wisatanya tidak penuh dengan skema yang tadi," imbuh Hengky.

Baca Juga: Ada Dugaan Pelanggaran Prokes di Deklarasi FPI di Bandung, Satpol PP Angkat Bicara

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait