Melihat Jejak Sekolah Ladam Kuda Zaman Belanda di Cimahi

Peninggalan Belanda ketika berkuasa di Indonesia

Muhammad Yunus
Minggu, 12 September 2021 | 06:00 WIB
Melihat Jejak Sekolah Ladam Kuda Zaman Belanda di Cimahi
Bekas Hoefsmidschool atau Sekolah Ladam Kuda di Kota Cimahi [SuaraJabar.id / Ferry Bangkit]

SuaraJabar.id - Gaya bangunan di Jalan Baros-HMS Mintaredja Kota Cimahi ini memiliki karakteristik yang kuat dan nilai historis yang mendalam. Desain karakteristik ini mampu memberikan kesan hubungan dengan masa lampau.

Bangunan memadukan tembok dan kayu. Dengan cat berwarna putih. Merupakan peninggalan Belanda ketika berkuasa di Indonesia.

Tempat tersebut dulunya merupakan Hoefsmidschool atau Sekolah Ladam Kuda. Sekolah Ladam Kuda yang dipersiapkan Garnizoen Belanda tahun 1930-an. Bentuk bangunannya masih terlihat, meski di sekitarnya masih terdapat puing-puing bekas pembongkaran kios.

Dulunya, Hoefsmidschool merupakan sekolah untuk mendidik pengurus kuda. Pasalnya, saat itu Belanda membutuhkan tenaga kuda untuk mengerek meriam maupun tunggangan kavaleri di medan perang.

Baca Juga:Bos Angkot Telepon Petugas saat Sopirnya Ditilang, Ujungnya Bikin Nyesek

Sementara kuda-kuda dikandangkan di istal (kandang) yang berada di Kompleks Basis. Lokasi tempat ini terlihat dalam peta Tjimahi yang dirilis tahun 1940. Saat itu, artileri masih ditarik oleh kuda dikarenakan bobotnya yang terlampau berat.

"Artileri itu digunakan oleh para prajurit KNIL, baik untuk latihan di Gunung Bohong atau ke medan pertempuran," kata pegiat sejarah, Machmud Mubarok saat dihubungi Suara.com, Sabtu (11/9/2021).

Keberadaan Sekolah Ladam Kuda saat itu sangat vital bagi Belanda saat itu. Sebab, bisa dimanfaatkan untuk menunjang kekuatan Depot Mobile Artilerrie (markas besar artileri) yang berada di Baros, Kecamatan Cimahi Tengah. Kota Cimahi dulunya dijadikan sebagai Garnizoen Militer Infatri Batalion 4 dan 9.

"Di sekolah kuda itu, para pasukan dilatih untuk membuat ladam kuda, memandikan, dan memberi makan kuda. Rumputnya itu berasal dari Grassland atau kebun rumput yang berada di Brigif," ungkap Machmud.

Namun oleh pemerintah Jepang, bagian depan sekolah ladam kuda ini digunakan sebagai dapur umum. Pasca Konvensi Meja Bundar, keberadaan Hoefsmidschool masih berdiri, namun tak digunakan lagi oleh TNI.

Baca Juga:Bendera Palu Arit PKI Berkibar di Alun-alun Cimahi, TNI Buru Ormas Bersenjata di Lembang

"Setelah serah terima aset dari Belanda, kini sebagian bangunan Hoefsmidschool digunakan sebagai markas Zibangdam (Zeni dan Bangunan Daerah) Militer Kodam III Siliwangi," jelasnya.

Sementara DMA yang menjadi pelopor lahirnya Hoefsmidschool berubah menjadi Pusdik Armed setelah diduduki TNI. "Keberadaan sekolah ini menunjukkan bahwa Belanda sangat teliti dalam mengembangkan kekuatan militernya," tukasnya.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak