Sempat Bentrok di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Debt Collector dan Ormas Garis Akhirnya Damai

Kelompok debt collector dan Ormas Garis berdamai di Mapolres Sukabumi Kota.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 17 September 2021 | 14:32 WIB
Sempat Bentrok di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Debt Collector dan Ormas Garis Akhirnya Damai
Keributan debt collector dan anggota salah satu ormas didamaikan di Markas Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Kamis, 16 September 2021 malam. [Sukabumiupdate.com/Riza]

SuaraJabar.id - Kelompok debt collector dan anggota sebuah Ormas yang sempat terlibat keributan di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Simpang Jalur Lingkar Selatan Cibolang Cisaat, Sukabumi pada Kamis (16/9/2021) sore kemarin akhirnya berdamai.

Kata damai disepakati oleh kedua belah pihak pada pertemuan yang digelar di Markas Polres Sukabumi Kota, Kamis Malam.

Perwakilan ormas Gerakan Reformis Islam atau Garis dan Gerakan Anak Sukabumi Anti Ketidakadilan atau Gasak 46 SC, mewakili tokoh masyarakat Cibatu, Kabupaten Sukabumi, yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, hadir di Mapolres Sukabumi Kota.

Diketahui, salah satu Debt Collector adalah anggota Gasak 46 SC.

Baca Juga:Pandemi Covid-19 Tak Halangi Kabupaten Sukabumi Capai Universal Health Coverage

Hadir pula Ketua DPD Garis Sukabumi Ustadz Ade Saepulloh, Panglima Garis Yuyok, dan tokoh ormas Garis Bah Tono, serta korban luka saat insiden terjadi.

Kemudian ada Ketua Umum Gasak 46 SC Budi Zaboer Irawan, tokoh Gasak 46 SC Heri Haryadi yang dikenal dengan Done, dan korban luka dari pihak eksternal (debt collector).

Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Sy Zainal Abidin mengatakan tindak lanjut pihaknya atas kejadian selisih paham yang terjadi pada Kamis sore tersebut adalah dengan memanggil kedua belah pihak yang bertikai.

Kedua kelompok pun saling menyampaikan kronologi kejadian itu.

"Keduanya sepakat ada kesalahpahaman di lapangan. Ketika ditelusuri lebih lanjut, ternyata ini tidak patut untuk diributkan," kata Zainal dikutip dari Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga:Senapan Meletus Sendiri, Pemburu Babi Hutan di Sukabumi Terkapar

Masing-masing pimpinan kedua kelompok juga bersepakat masalah ini bisa diselesaikan secara damai. Para korban pun memiliki pendapat yang sama.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak