alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gara-gara Uang Rp 600 Ribu, Perusahaan Taksi di Cimahi Rugi Miliaran Rupiah

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 05 Oktober 2021 | 17:15 WIB

Gara-gara Uang Rp 600 Ribu, Perusahaan Taksi di Cimahi Rugi Miliaran Rupiah
Puluhan unit taksi terbakar di sebuah garasi di Jalan Rancabelut, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Sabtu (2/10/2021). - (Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki)

Pelaku tak bisa mengambil uang jaminan sebesar Rp 600 ribu dari perusahaan sehingga nekat membakar puluhan unit kendaraan taksi.

SuaraJabar.id - AAK (62), pelaku pembakaran puluhan unit kendaraan taksi di sebuah garasi di Jalan Rancabali, Kecamatan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi kini terbaring di rumah sakit.

Pelaku terpaksa dirawat di Rumah Sakit Sartika Asih dikarenakan dikarenakan kondisi kesehatannya yang menurun.

Pria sepuh itu memiliki riwayat penyakit jantung bahkan sempat menjalani operasi pemasangan ring.

"Sekarang masih di rawat di RS Sartika Asih. Dia langsung dirawat setelah melakukan pembakaran kemarin. Kata mantan istrinya dia sudah 4 kali operasi pasang ring jantung," ungkap Panit Reskrim Polsek Cimahi Iptu Mugiono saat dihubungi pada Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: Kalah Satu Suara, Jenderal Ini Gagal Jadi Panglima TNI

Seperti diketahui, AAK ditangkap pihak kepolisian setelah diketahui sengaja membakar sebuah garasi yang berisi puluhan unit taxi pada Selasa (2/10/2021). Sebanyak 31 unit taxi ludes dilahap Si Jago Merah.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, AAK sengaja membakar puluhan taxi tersebut dikarenakan persoalan uang jaminan sebesar Rp 600 ribu yang dulu disetorkan kepada pengelola taksi tersebut.

Namun setelah ia keluar, uang jaminan tersebut tidak bisa diambilnya lantaran AA dinilai memiliki kelakuan buruk.

"Jadi awalnya kan dia setor uang Rp 600 ribu ke perusahaan, tapi pas mau diambil ternyata enggak bisa. Alasannya uang itu buat menutup setoran pelaku yang selama kerja itu selalu kurang," beber Mugiono.

Sebelumnya tersuar kabar jika motif di balik aksi nekat AAK membakar garasi tempat penyimpanan taksi itu karena yang bersangkutan hendak meminjam uang lada pihak perusahaan namun tak diberi. AAK sendiri bekerja di perusahaan tersebut selama 4 tahun.

Baca Juga: Best 5 Oto: Ferrari Hybrid Ibrahimovich, Perusahaan Konversi Mobil Listrik Beckham

"Jadi bukan karena dia mau pinjam uang terus tidak dikasih, tapi dia mau ambil uang jaminan waktu daftar kerjanya tapi tidak bisa ya karena itu tadi, kinerjanya kurang jadi menutup setoran yang sedikit itu," ungkap Mugiono.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait